JAKARTA, ifakta.co – Susu kedelai menjadi salah satu minuman nabati yang semakin populer sebagai alternatif susu sapi. Banyak orang memilih minuman ini karena bebas laktosa, kaya nutrisi, dan cocok untuk vegetarian maupun mereka yang memiliki intoleransi laktosa. Selain itu, susu kedelai juga mengandung berbagai zat gizi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Minuman ini berasal dari biji kedelai yang telah melalui proses perendaman, penggilingan, hingga penyaringan. Hasilnya berupa cairan bertekstur lembut dengan kandungan protein yang cukup tinggi. Berkat komposisi gizinya, susu kedelai tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Kandungan nutrisi susu kedelai

Segelas susu kedelai atau sekitar 244 gram mengandung beragam nutrisi penting, antara lain:

Iklan

  • Kalori: 105 kkal
  • Protein: 7 gram
  • Lemak: 4 gram
  • Karbohidrat: 12 gram
  • Serat: 1 gram
  • Gula: 8,9 gram
  • Natrium: 115 mg
  • Kalsium: 300 mg
  • Kalium: 298 mg
  • Zat besi: 1 mg
  • Vitamin D: 2,7 mikrogram

Selain itu, susu kedelai juga mengandung isoflavon, antioksidan, vitamin B kompleks, magnesium, serta berbagai senyawa bioaktif yang mendukung fungsi tubuh.

10 manfaat susu kedelai untuk kesehatan

1. Membantu menjaga kesehatan jantung

Susu kedelai mengandung kalium yang berperan menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, protein kedelai dan isoflavon turut membantu mendukung kesehatan pembuluh darah. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi produk kedelai dapat memberikan efek positif terhadap kesehatan sistem kardiovaskular.

2. Membantu menurunkan kadar kolesterol

Protein kedelai diketahui dapat membantu menekan kadar kolesterol jahat (LDL). Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi protein kedelai secara rutin berpotensi menurunkan kadar LDL sehingga risiko penyakit jantung pun ikut berkurang apabila diimbangi pola hidup sehat.

3. Mendukung fungsi otak

Isoflavon dalam susu kedelai memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Beberapa penelitian mengaitkan senyawa tersebut dengan peningkatan fungsi kognitif serta perlindungan terhadap penurunan kemampuan otak akibat proses penuaan. Meski demikian, penelitian lanjutan masih terus berkembang.

4. Membantu menjaga kekuatan tulang

Kandungan kalsium dan vitamin D pada susu kedelai, terutama yang telah diperkaya, berperan penting dalam mempertahankan kepadatan tulang. Asupan yang cukup dapat membantu menjaga tulang tetap kuat sekaligus menurunkan risiko pengeroposan tulang di kemudian hari.

5. Membantu mengurangi gejala menopause

Isoflavon sering disebut sebagai fitoestrogen karena memiliki struktur yang menyerupai hormon estrogen. Oleh sebab itu, konsumsi susu kedelai dapat membantu sebagian perempuan mengurangi keluhan menopause, seperti sensasi panas mendadak atau hot flashes.

6. Mendukung program penurunan berat badan

Susu kedelai umumnya memiliki kalori lebih rendah dibandingkan beberapa jenis susu sapi. Selain itu, kandungan protein dan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Karena itu, susu kedelai dapat menjadi pilihan minuman pendamping bagi orang yang sedang menjalani program pengendalian berat badan.

7. Membantu mengelola kadar gula darah

Kandungan protein yang cukup tinggi dan karbohidrat yang relatif lebih rendah membuat susu kedelai dapat menjadi salah satu pilihan minuman bagi penderita diabetes. Selain itu, isoflavon juga berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Meski begitu, pilihlah susu kedelai tanpa tambahan gula agar manfaatnya lebih optimal.

8. Menjaga kesehatan kulit

Kandungan antioksidan dan isoflavon dalam susu kedelai berperan melawan stres oksidatif yang dapat mempercepat penuaan kulit. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi produk kedelai dapat membantu meningkatkan kelembapan, elastisitas, dan kesehatan kulit secara keseluruhan.

9. Menyehatkan saluran pencernaan

Susu kedelai mengandung oligosakarida yang dapat berfungsi sebagai prebiotik. Senyawa ini membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus sehingga keseimbangan mikrobiota tetap terjaga. Akibatnya, sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.

10. Menjadi sumber antioksidan alami

Senyawa isoflavon dan saponin pada kedelai berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Perlindungan tersebut penting karena stres oksidatif berhubungan dengan proses penuaan dan berbagai penyakit kronis.

Meski memiliki banyak manfaat, susu kedelai tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Pilih produk dengan kandungan gula tambahan yang rendah atau tanpa pemanis agar manfaat kesehatannya lebih maksimal. Sementara itu, orang yang memiliki alergi terhadap kedelai sebaiknya menghindari minuman ini dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memilih alternatif yang sesuai.

(naf/lex)

Iklan