BALI, ifakta.co – Kibar bendera kuning kebanggaan Partai Golkar kini resmi mengudara di seluruh penjuru Bali! Sebuah tonggak sejarah baru saja ditorehkan, menandai babak segar kepemimpinan Golkar di Pulau Dewata yang siap menyongsong tantangan dan peluang lima tahun ke depan. Bertempat di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Kesiman Kertalangu, Denpasar, suasana khidmat namun penuh semangat menyelimuti pelantikan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali masa bakti 2025-2030.
Pada Sabtu (3/10) malam, momentum krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan simbol komitmen kuat DPP Golkar untuk memperkokoh posisi partai di salah satu provinsi kunci Indonesia. Dalam prosesi yang disaksikan ribuan kader militan, Bahlil secara simbolis menyerahkan panji-panji kebesaran Partai Golkar kepada nakhoda baru DPD Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih. Penyerahan panji ini, bukan hanya simbol estafet kepemimpinan, namun juga amanah untuk mengibarkan semangat dan perjuangan Golkar hingga ke pelosok-pelosok desa di seluruh Bali.
Prosesi pelantikan berlangsung haru dan megah. Bahlil Lahadalia, dengan suara tegas dan berwibawa, menyampaikan harapannya kepada kepengurusan baru. “Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya, Bahlil Lahadalia, Ketua Umum DPP Partai Golkar, menyerahkan panji-panji kebesaran Partai Golkar Provinsi Bali kepada saudara saya, Ketua DPD Golkar Provinsi Bali, untuk selanjutnya dikibarkan di seluruh penjuru Provinsi Bali,” ujarnya. Amanah ini, jelas Bahlil, adalah panggilan untuk bekerja keras, merangkul masyarakat, dan memastikan suara Golkar terus bergema di setiap sudut Pulau Dewata.
Iklan
Turut hadir dalam acara penting ini Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Wiharjo, serta sejumlah pimpinan DPP lainnya. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh dari pusat terhadap langkah strategis yang diambil Golkar Bali. Tak ketinggalan, tokoh-tokoh Golkar Bali, pimpinan partai politik lain di Bali, Ketua KPU Bali, hingga ribuan kader membanjiri lokasi, menunjukkan soliditas dan antusiasme yang luar biasa terhadap kepengurusan baru ini.
Untuk periode emas 2025-2030, DPD Partai Golkar Provinsi Bali akan dinakhodai oleh Gde Sumarjaya Linggih sebagai ketua. Sosok yang dikenal visioner ini akan didampingi oleh I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida sebagai sekretaris, dan I Gede Sudiana sebagai bendahara. Komposisi ini menjanjikan perpaduan pengalaman dan energi baru yang dibutuhkan untuk menghadapi dinamika politik modern.
Tak hanya itu, beberapa nama besar dari jajaran anggota DPRD Bali turut memperkuat struktur kepengurusan provinsi. Agung Bagus Pratiksa Linggih, yang saat ini menjabat Ketua Komisi II DPRD Bali, dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi. Kehadirannya diharapkan mampu mengintegrasikan agenda partai dengan sektor pariwisata yang vital bagi Bali. Sementara itu, Anak Agung Bagus Tri Chandra Arka, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bali, didapuk sebagai Wakil Ketua Bidang PP Koordinasi Wilayah Tengah, membawahi wilayah strategis Badung, Gianyar, dan Denpasar. I Wayan Gunawan akan menjabat Wakil Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik, dan Ni Putu Yuli Artini sebagai Wakil Bendahara Bidang Pemberdayaan Perempuan.
Langkah penataan kepengurusan Golkar tak berhenti di tingkat provinsi. Seluruh DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Bali juga mengalami perombakan signifikan, dengan pelantikan yang dilakukan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih. Ini menunjukkan keseriusan Golkar dalam memperkuat struktur dari akar rumput hingga ke pucuk pimpinan.
Berikut daftar ketua, sekretaris, dan bendahara DPD Golkar di masing-masing kabupaten/kota se-Bali periode 2025-2030:
- Karangasem: I Gusti Ngurah Setiawan (Ketua), I Wayan Dikep (Sekretaris), I Wayan Tama (Bendahara).
- Klungkung: Luh Komang Ari Ayu Ningrum (Ketua), Tjokorda Gede Agung (Sekretaris), I Nyoman Alit Sudiana (Bendahara).
- Tabanan: I Nyoman Wirya (Ketua), I Made Asta Dharma (Sekretaris), I Ketut Budi Adnyana (Bendahara).
- Kota Denpasar: Putu Oka Mahendra (Ketua), I Wayan Duaja (Sekretaris), I Wayan Suwirta (Bendahara).
- Buleleng: I Gede Komang Kresna Budi (Ketua), I Nyoman Gede Wandira Adi (Sekretaris), I Kadek Kresna Wikan (Bendahara).
- Badung: Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra (Ketua), I Made Tomy Martana Putra (Sekretaris), I Gusti Ngurah Saskara (Bendahara).
- Jembrana: I Kade Joni Asmara Adi Putra (Ketua), I Nyoman Trisna Wirayudha (Sekretaris), Ni Wayan Wirti (Bendahara).
- Bangli: I Nyoman Budiada (Ketua), I Nyoman Basma (Sekretaris), I Nyoman Kartika (Bendahara).
- Gianyar: I Gede Sudiana (Ketua), Putu Cahaya Santiyuda (Sekretaris), I Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa (Bendahara).
Pelantikan kepengurusan baru ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan perwujudan visi Golkar untuk menghadapi tantangan politik masa depan, termasuk persiapan menuju Pemilu 2029. Dengan semangat persatuan dan kepemimpinan yang solid, Partai Golkar Bali siap mengukir sejarah baru, membawa aspirasi rakyat, dan mewujudkan kesejahteraan di Pulau Dewata. Era baru Golkar Bali telah dimulai, siap untuk bangkit dan mendominasi!
(wl/wl)



