JAKARTA, ifakta.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini bergerak melemah tipis pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Berdasarkan data Investing.com, IHSG berada di level 6.008,20 pada pukul 09.44 WIB.
Posisi tersebut turun 1,31 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada sesi sebelumnya, IHSG berakhir di level 6.009,50.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka pada level 6.018,08. Indeks kemudian sempat naik hingga menyentuh posisi tertinggi 6.044,26.
Iklan
Namun, pergerakan IHSG berbalik dan indeks sempat menyentuh level terendah 5.979,98. Setelah itu, IHSG kembali bergerak ke level 6.008,20 pada pukul 09.44 WIB.
Di tengah pelemahan IHSG, saham-saham sektor energi justru mencatatkan pergerakan positif. Indeks IDX Energy berada di level 3.126,15 atau naik 25,20 poin setara 0,81 persen.
Sejumlah saham energi mencatat kenaikan pada perdagangan pagi. Mitrabahtera Segara menjadi salah satu saham dengan penguatan terbesar, yakni 9,97 persen ke level 3.200.
Golden Eagle Energy juga menguat 2,56 persen ke level 3.610. Sementara itu, Bukit Asam naik 2,30 persen dan berada di level 3.120.
Penguatan berikutnya terjadi pada Golden Energy Mines. Saham tersebut naik 1,84 persen ke level 8.300.
Paragon Karya Perkasa juga bergerak positif dengan kenaikan 1,64 persen ke level 6.200. Indo Tambangraya Megah menguat 1,52 persen ke level 25.025.
Saham Adaro Andalan Indonesia tercatat naik 1,35 persen ke level 11.300. Petrosea juga menguat 1,44 persen ke level 5.300.
Sementara itu, Baramulti Suksessarana mencatat kenaikan 1,42 persen ke level 4.990.
Bayan Resources turut bergerak naik. Saham tersebut berada di level 11.775 setelah menguat 1,07 persen.
Kemudian, Prima Andalan Mandiri naik 0,84 persen ke level 3.610. ABM Investama juga mencatat penguatan 0,39 persen ke level 2.550.
Di sisi lain, tidak seluruh saham energi bergerak positif. Beberapa saham masih mengalami tekanan pada perdagangan pagi.
Sillo Maritime Perdana tercatat turun 0,76 persen ke level 2.620. Raharja Energi Cepu juga melemah 0,49 persen ke level 4.050.
Selain saham yang menguat dan melemah, terdapat sejumlah saham energi yang belum mengalami perubahan dibandingkan penutupan sebelumnya.
Super Energy masih bertahan di level 3.010. Dana Brata Luhur juga tidak mengalami perubahan dan berada di level 2.690.
Dengan demikian, pergerakan IHSG pada awal perdagangan Jumat (2/10/2026) masih berada di zona merah. Namun, sektor energi menunjukkan kinerja berbeda dengan mencatat penguatan 0,81 persen pada pagi hari.
(den/joj)




