JAKARTA, ifakta.co – Perpustakaan Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) menjadi salah satu ruang literasi yang banyak dikunjungi masyarakat untuk membaca, belajar, mengerjakan tugas, hingga berdiskusi dalam suasana yang nyaman dan modern.
Perpustakaan ini berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 73, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10330.
Berada di kawasan pusat kesenian dan kebudayaan Taman Ismail Marzuki, fasilitas ini memiliki sekitar 38.000 judul buku dengan koleksi mencapai kurang lebih 190.000 eksemplar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Iklan
Sebelum datang, setiap pengunjung wajib melakukan reservasi secara online melalui laman resmi perpustakaan.jakarta.go.id. Sistem reservasi diterapkan untuk mengatur kapasitas pengunjung sehingga suasana membaca dan belajar tetap nyaman serta tertib.
Setelah memperoleh jadwal kunjungan, pengunjung dapat menuju kawasan Perpustakaan Jakarta di Gedung Panjang. Dari pintu masuk, pengunjung diarahkan menuju lantai dua, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan eskalator ke lantai tiga yang menjadi area layanan perpustakaan.
Sesampainya di lokasi, pengunjung diwajibkan melakukan check-in dengan menunjukkan QR Barcode yang diperoleh saat reservasi online. Barcode tersebut dipindai di meja layanan dan informasi sebagai bukti kehadiran.
Pengelola juga mewajibkan seluruh pengunjung menyimpan tas di loker yang telah disediakan. Selama berada di dalam area perpustakaan, pengunjung hanya diperbolehkan membawa barang-barang penting seperti dompet, telepon genggam, dan alat tulis.
Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki melayani pengunjung setiap hari, mulai Senin hingga Minggu, pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB. Jam operasional yang panjang memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas membaca, belajar, riset, maupun berdiskusi.
Masyarakat yang berencana berkunjung disarankan melakukan reservasi sejak jauh hari karena kuota kunjungan dapat berubah menyesuaikan kapasitas layanan.
Kehadiran Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki diharapkan semakin mendorong budaya literasi, meningkatkan minat baca, serta menjadi ruang belajar yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
(mam/cho)


