BANYUMAS, ifakta.co – Pengemudi ojek online (ojol) kini memiliki ruang singgah sekaligus pusat komunikasi bersama kepolisian. Polresta Banyumas meresmikan Posko Ojek Online di Kantor Satlantas Polresta Banyumas, Rabu (26/8).

Kehadiran posko tersebut membawa fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat beristirahat. Polresta Banyumas ingin membangun komunikasi yang lebih cepat dengan para pengemudi yang setiap hari beraktivitas di jalan.

Selain itu, kepolisian melihat pengemudi ojol sebagai mitra yang memiliki mobilitas tinggi. Mereka berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain sepanjang hari. Karena itu, para pengemudi kerap mengetahui kondisi lalu lintas dan situasi lingkungan secara langsung.

Iklan

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan posko tersebut akan menjadi tempat istirahat sekaligus pusat komunikasi dan pemantauan. Terutama, fasilitas itu menyasar pengemudi yang masih bekerja hingga malam.

“Posko ini tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga menjadi pusat komunikasi dan monitoring, khususnya bagi teman-teman yang bekerja hingga malam hari,” kata Petrus.

Peresmian posko turut menghadirkan jajaran Satlantas dan Satintelkam Polresta Banyumas. Sekitar 15 perwakilan pengemudi ojol juga mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka berasal dari sejumlah komunitas pengemudi ojol yang aktif di Banyumas. Kehadiran berbagai komunitas tersebut memperkuat ruang komunikasi antara polisi dan para pengemudi.

Posko Ojol Jadi Simpul Informasi Keamanan

Polresta Banyumas menyiapkan sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas para pengemudi. Posko menyediakan Wi-Fi, tempat istirahat, toilet, air minum, kopi, dan televisi.

Dengan fasilitas tersebut, pengemudi dapat melepas lelah sambil menunggu pesanan. Mereka juga dapat menggunakan posko sebagai tempat bertukar informasi dengan sesama pengemudi.

Namun, fungsi utama posko tidak berhenti pada kebutuhan istirahat. Kepolisian juga ingin menjadikan tempat tersebut sebagai simpul komunikasi keamanan.

Pasalnya, pengemudi ojol memiliki waktu kerja yang cukup banyak di jalan. Mereka dapat menemukan berbagai situasi secara langsung. Misalnya, mereka bisa mengetahui kecelakaan lalu lintas, kemacetan, gangguan keamanan, hingga kondisi lain yang membutuhkan respons petugas.

Karena itu, Polresta Banyumas akan membangun mekanisme komunikasi bersama komunitas pengemudi. Mekanisme tersebut nantinya dapat mempercepat penyampaian informasi kepada kepolisian.

Petrus menilai peran pengemudi cukup strategis dalam mendukung tugas kepolisian. Mobilitas mereka memungkinkan informasi dari lapangan bergerak lebih cepat.

“Informasi dari teman-teman driver online sangat membantu kepolisian untuk dapat segera hadir di lapangan,” ujar Petrus.

Selanjutnya, kepolisian berharap para pengemudi dapat menjadi mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Hubungan tersebut juga dapat membantu petugas merespons persoalan yang muncul di jalan.

Pada sisi lain, keberadaan posko memberi ruang bagi pengemudi untuk beristirahat dengan lebih nyaman. Fasilitas itu juga dapat menjadi tempat bertemu antarkomunitas tanpa mengganggu aktivitas mereka mencari penumpang maupun menerima pesanan.

Polresta Banyumas pun berharap komunikasi antara polisi dan pengemudi semakin terbuka. Dengan komunikasi yang rutin, kedua pihak dapat bertukar informasi mengenai kondisi lalu lintas serta berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

Sementara itu, peresmian Posko Ojek Online berlangsung melalui pemotongan tumpeng. Setelah itu, Kapolresta Banyumas bersama perwakilan pengemudi meninjau fasilitas yang tersedia.

Kepolisian kemudian menargetkan posko tersebut terus berkembang sebagai ruang kolaborasi. Bukan hanya untuk kebutuhan pengemudi, tetapi juga untuk memperkuat aspek keselamatan dan keamanan.

Petrus berharap fasilitas tersebut memberikan manfaat nyata bagi komunitas ojol. Ia juga mendorong para pengemudi memanfaatkan posko secara optimal.

“Semoga Posko Ojek Online ini semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas driver online, sekaligus memberikan manfaat bagi keamanan dan keselamatan teman-teman dalam bekerja,” tutup Petrus.

(naf/lex)

Iklan