TANGERANG, ifakta.co – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Desa Sidoko. Masyarakat dari RT 09, RT 10, dan RT 11 antusias mengikuti rangkaian kegiatan Marhaba dan sholawat sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW. Selasa 25 Agustus 2026.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum bagi warga untuk kembali mengenang perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW dalam membawa umat manusia menuju jalan kebaikan.

Kegiatan Marhaba digelar secara bergiliran dan berlangsung dari satu komplek musholah ke komplek lainnya. Di antaranya Komplek Masjid Al-Ijtihad, Al-Qomariyah, Al-Karimah, Al-Magfirah, hingga Komplek Al-Mukhlisin.

Iklan

Tradisi yang dilakukan setiap tahun itu tidak hanya diisi dengan lantunan Marhaba dan sholawat, tetapi juga rangkaian kegiatan keagamaan dengan menghadirkan mubalig untuk memberikan tausiah kepada masyarakat.

Tokoh masyarakat Desa Sidoko, K.H. Muhamain, turut memimpin rangkaian Marhaba yang dilakukan secara berkeliling atau door to door. Kehadiran warga dari berbagai kalangan membuat suasana peringatan Maulid semakin hangat dan penuh kekeluargaan.

Menariknya, semangat peringatan Maulid Nabi juga terlihat dari keterlibatan generasi muda. H. Dedi, Ahmad Jaeni, Najmudin, Alfin dan Ustad Karta Wijaya hingga anak-anak Desa Sidoko turut larut dalam lantunan Marhaba dan sholawat bersama.

Bagi masyarakat Desa Sidoko, kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi tahunan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus mengajak generasi muda agar terus mengenal dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita berharap kecintaan kepada Rasulullah semakin kuat. Bukan hanya dengan bersholawat, tetapi juga dengan berusaha menerapkan keteladanan dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” demikian semangat yang tercermin dalam kebersamaan warga Desa Sidoko.

Dengan semangat Marhaba, sholawat, dan kebersamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Sidoko menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan serta menjaga tradisi keagamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat dari tahun ke tahun.

(sib/lex)

Iklan