PATI, ifakta.co – Kisah cinta segitiga memang kerap berakhir tragis, namun jarang ada yang sekelam peristiwa yang baru-baru ini terungkap di sebuah kosan di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Niat hati ingin memberikan kejutan romantis di hari ulang tahun sang istri, seorang suami berinisial EE (25) justru harus berhadapan dengan kenyataan pahit yang berujung pada kasus pembunuhan.
Peristiwa mengerikan ini diungkap oleh Polresta Pati dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (29/9/2026). Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, menjelaskan kronologi detail yang membuat publik bergidik.
Semuanya bermula pada Minggu dini hari (27/9) sekitar pukul 02.00 WIB. EE, warga Demak, memulai perjalanan solonya menuju Tayu, Pati, dengan sepeda motor. Tujuannya sederhana namun penuh cinta: menjemput istrinya, VD, di kosan dan mengajaknya pulang ke rumah di Guntur, Demak. Yang membuat perjalanan ini spesial adalah niat EE untuk memberi kejutan ulang tahun kepada istrinya. Ia sengaja tidak memberi kabar sebelumnya, berharap sang istri akan senang dengan kedatangannya yang tak terduga.
Iklan
Namun, takdir berkata lain. Sesampainya di kosan, EE memarkir motornya dan langsung menuju kamar istrinya. Beberapa kali ketukan pintu tak langsung dijawab. Dari balik gorden, sang istri terlihat mengintip, namun pintu tetap tak terbuka. Empat menit yang terasa sangat panjang berlalu, barulah VD membukakan pintu.
Ada keanehan yang langsung dirasakan EE. Sang istri, dengan nada sedikit memaksa, segera mengajak EE untuk keluar kamar mencari nasi. Namun, insting EE mengatakan ada yang tidak beres. Ia menolak ajakan itu dan memutuskan untuk pergi ke kamar mandi, mungkin untuk buang air kecil atau sekadar menenangkan diri.
Saat hendak membuka pintu kamar mandi, EE merasakan ada yang mengganjal. Pintu tidak bisa dibuka penuh. Dengan perasaan was-was, ia memaksa masuk dan terkejut bukan kepalang. Di balik pintu kamar mandi, tersembunyi seorang pria tak dikenal. Pria tersebut, yang kemudian diketahui berinisial AK, mengenakan celana jeans pendek biru dan kaus pendek.
“Kamu siapa?” tanya EE, suaranya dipenuhi amarah dan kebingungan. Korban AK hanya menjawab singkat, “Teman.” Namun, saat ditanya “Ngapain di kamar kos istriku?”, AK hanya terdiam, jelas terlihat panik.
Melihat pemandangan di depannya, segala niat romantis EE langsung hancur berkeping-keping. Amarah membakar dirinya. Seketika, ia mengambil pisau lipat yang memang tersimpan di kosan itu dan biasa digunakan sehari-hari. Tanpa pikir panjang, pisau itu langsung ditusukkan ke paha kiri AK sebanyak satu kali.
“Mas jangan lukainya!” teriak VD panik, mencoba menghentikan suaminya. Namun sudah terlambat. AK tersungkur, mengerang kesakitan, dan darah segar langsung mengucur deras dari luka tusukan di pahanya.
Melihat kondisi AK yang terus mengeluarkan darah, kepanikan melanda EE dan istrinya. Mereka berdua berupaya meminta pertolongan bapak kos, namun bapak kos merasa takut. Tanpa buang waktu, EE dan VD membopong AK, menaikkannya ke sepeda motor, dan membawanya menuju rumah sakit terdekat.
Setibanya di IGD, korban langsung mendapatkan penanganan. Pihak rumah sakit meminta identitas EE, namun ia dan istrinya tidak membawa KTP. Keduanya memutuskan kembali ke kos untuk mengambil KTP. Saat kembali ke rumah sakit, pemandangan pilu sudah menanti. AK, yang semula terbaring di IGD, kini sudah tertutup selimut dari ujung kaki hingga kepala. Nyawanya tak tertolong, ia meninggal dunia akibat pendarahan hebat.
Setelah kejadian tragis itu, EE langsung diamankan dan ditahan di ruang tahanan Polresta Pati. Kompol Dika Hadian Widya Wiratama menegaskan bahwa tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian, sebagaimana diatur dalam Pasal 466 ayat 3 KHUPidana.
Ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun kini menanti EE. Sebuah kejutan ulang tahun yang seharusnya penuh kebahagiaan, berakhir dengan penyesalan, darah, dan jeruji besi. Kisah ini menjadi pengingat pahit tentang bagaimana sebuah kecemburuan dan amarah dapat menghancurkan segalanya dalam sekejap mata.(wl/wl)




