TANGERANg, ifakta.co – Pengeras suara atau toa sebuah masjid di Komplek Alvita, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, diduga menjadi sasaran tembakan senapan angin. Sejumlah lubang terlihat pada bagian pengeras suara tersebut.

Informasi mengenai kerusakan fasilitas masjid itu turut beredar di media sosial. Foto yang beredar memperlihatkan beberapa lubang pada toa yang diduga merupakan bekas tembakan senapan angin.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan kerusakan pertama kali diketahui pada Sabtu (24/10) setelah waktu salat Asar. Keterangan tersebut diperoleh polisi dari saksi yang berada di sekitar masjid.

“Berdasarkan keterangan dari saksi bahwa pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2026 setelah salat ashar lalu keluar dari masjid melihat kondisi toa masjid yang sudah rusak dengan kondisi bolong bekas tembak senapan angin,” kata Bambang dalam keterangannya, Senin (2/11).

Sehari setelah temuan itu, seorang saksi kembali mendengar suara yang diduga berasal dari tembakan senapan angin. Suara tersebut terdengar pada Minggu (25/10) setelah saksi melaksanakan salat Isya.

“Mendengar suara tembakan senapan angin dan langsung mengecek keluar melihat toa masjid sudah bolong,” ucap Bambang.

Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami peristiwa tersebut. Warga yang mengetahui kejadian itu juga diarahkan membuat laporan polisi agar proses penyelidikan dapat dilanjutkan.

Bambang menyampaikan pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut untuk mengungkap pihak yang diduga merusak fasilitas masjid. Hingga keterangan itu disampaikan, polisi belum mengumumkan identitas terduga pelaku.

Polsek Ciputat Timur juga menyatakan akan mengutamakan komunikasi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan aktivitas ibadah.

“Kami dari Polsek Ciputat Timur Polres Tangsel akan terus mengedepankan upaya komunikasi dengan masyarakat agar ekosistem kamtibmas dan aktivitas beribadah berjalan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk menyampaikannya melalui laporan resmi. Informasi dari warga diharapkan dapat membantu proses penyelidikan.

(sib/lex)