JAKARTA, ifakta.co – Infused water menjadi salah satu minuman sehat yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Minuman ini dibuat dengan merendam potongan buah, sayuran, atau rempah ke dalam air putih selama beberapa jam sehingga sari, aroma, dan sebagian kandungan nutrisinya larut ke dalam air.

Selain memberikan rasa yang lebih segar dibandingkan air putih biasa, infused water juga membantu meningkatkan kebiasaan minum air setiap hari. Karena itu, banyak orang memilih minuman ini sebagai alternatif pengganti minuman manis atau bersoda.

Meski sering disebut mampu mendetoksifikasi tubuh, manfaat infused water sebenarnya lebih banyak berasal dari kemampuannya membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Di sisi lain, tambahan buah dan rempah juga menyumbang vitamin, mineral, antioksidan, serta elektrolit dalam jumlah tertentu yang mendukung kesehatan tubuh.

Iklan

Agar manfaatnya lebih optimal, gunakan buah segar, air matang yang bersih, serta simpan infused water di dalam lemari pendingin sebelum dikonsumsi.

Kandungan Nutrisi dalam Infused Water

Kandungan gizi infused water bergantung pada jenis buah, sayur, atau rempah yang digunakan. Walaupun jumlah nutrisinya tidak sebanyak saat mengonsumsi buah secara langsung, minuman ini tetap mengandung beberapa zat gizi yang bermanfaat.

Beberapa kandungan yang umum terdapat dalam infused water meliputi:

  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Antioksidan
  • Mineral, seperti kalium
  • Elektrolit alami
  • Senyawa fitokimia dari buah dan rempah

Selain itu, infused water tetap menjadi sumber cairan yang sangat baik untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sepanjang hari.

Manfaat Infused Water untuk Kesehatan

1. Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

Salah satu manfaat utama infused water berasal dari kemampuannya membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Selain itu, air membantu proses penyerapan nutrisi sekaligus memperlancar pergerakan usus. Karena itu, risiko sembelit pun dapat berkurang apabila kebutuhan cairan harian tercukupi.

2. Membantu mengurangi asupan kalori harian

Infused water dapat menjadi alternatif sehat bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi minuman tinggi gula.

Rasa segar dari buah membuat air putih terasa lebih nikmat tanpa tambahan pemanis. Akibatnya, keinginan mengonsumsi minuman bersoda atau minuman manis bisa berkurang. Kebiasaan tersebut membantu mengendalikan asupan kalori sehingga program penurunan berat badan menjadi lebih mudah dijalankan apabila tetap disertai pola makan sehat dan olahraga.

3. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Buah seperti lemon, jeruk, kiwi, atau stroberi mengandung vitamin C dan antioksidan. Walaupun kandungannya dalam infused water tidak sebanyak buah utuh, senyawa tersebut tetap berkontribusi mendukung daya tahan tubuh.

Selain itu, antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas yang berkaitan dengan berbagai penyakit.

4. Membantu menjaga kesehatan kulit

Infused water yang menggunakan buah kaya vitamin C dan vitamin E dapat mendukung kesehatan kulit.

Kedua vitamin tersebut berperan dalam pembentukan kolagen sekaligus membantu menjaga kelembapan kulit. Di samping itu, antioksidan ikut melindungi kulit dari paparan radikal bebas yang mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.

5. Membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh

Tubuh memerlukan cairan dalam jumlah cukup agar seluruh organ dapat bekerja dengan baik. Namun, sebagian orang merasa bosan mengonsumsi air putih biasa.

Infused water menawarkan rasa yang lebih segar sehingga banyak orang menjadi lebih semangat minum air. Kebiasaan ini membantu mencegah dehidrasi sekaligus menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

6. Berpotensi mendukung proses detoksifikasi alami

Infused water sering dikaitkan dengan proses detoksifikasi. Namun, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa infused water bekerja lebih efektif dibandingkan air putih biasa dalam membuang racun.

Sebaliknya, tubuh sebenarnya sudah memiliki sistem detoksifikasi alami melalui hati, ginjal, paru-paru, dan kulit. Meski begitu, mencukupi kebutuhan cairan tetap membantu organ-organ tersebut menjalankan fungsinya secara optimal.

7. Membantu meningkatkan metabolisme tubuh

Konsumsi cairan yang cukup berperan dalam berbagai proses metabolisme, termasuk pembakaran energi.

Selain itu, ketika infused water menggantikan minuman tinggi gula, jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh ikut berkurang. Kombinasi tersebut dapat mendukung upaya menjaga berat badan ideal apabila dibarengi pola hidup sehat.

Cara Membuat Infused Water di Rumah

Membuat infused water sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak bahan. Anda dapat mengombinasikan berbagai buah maupun rempah sesuai selera.

Beberapa pilihan bahan yang sering digunakan antara lain:

Cara membuatnya juga sederhana. Masukkan potongan buah dan rempah ke dalam botol berisi sekitar 500 ml hingga 1 liter air matang. Setelah itu, simpan di dalam kulkas selama 4–12 jam agar sari buah meresap ke dalam air. Sebaiknya konsumsi infused water dalam waktu maksimal 12 jam agar kualitas dan kesegarannya tetap terjaga.

Walaupun infused water aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang, pastikan buah yang digunakan sudah dicuci hingga bersih sebelum direndam.

Jika setelah mengonsumsinya muncul keluhan seperti gatal, ruam, atau gangguan pencernaan, hentikan konsumsi dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama bila memiliki riwayat alergi terhadap bahan tertentu.

(naf/lex)

Iklan