JAKARTA, ifakta.co – Bengkoang menjadi salah satu umbi favoit di kalangan masyarakat Indonesia. Rasanya manis, teksturnya renyah, dan kandungan airnya tinggi sehingga mampu memberikan sensasi segar saat disantap.

Selain dimakan langsung, banyak orang mengolah bengkoang menjadi rujak, salad, jus, maupun campuran berbagai hidangan.

Di balik rasanya yang menyegarkan, bengkoang menyimpan beragam nutrisi penting. Umbi ini mengandung serat, vitamin C, kalium, folat, magnesium, serta berbagai antioksidan yang membantu menjaga kesehatan tubuh.

Iklan

Kandungan kalorinya pun relatif rendah sehingga cocok menjadi camilan bagi orang yang menjalani pola hidup sehat.

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, bengkoang juga cukup populer sebagai bahan perawatan kulit alami.

Kandungan Nutrisi Bengkoang

Dalam sekitar 100 gram bengkoang terdapat berbagai nutrisi penting, antara lain:

  • Sekitar 40–46 kalori
  • Karbohidrat
  • Serat sekitar 5 gram
  • Protein
  • Vitamin C
  • Vitamin B6
  • Folat
  • Kalium
  • Magnesium
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Zinc
  • Antioksidan
  • Inulin, yaitu serat prebiotik alami

Kombinasi nutrisi tersebut membantu mendukung berbagai fungsi tubuh, mulai dari sistem pencernaan hingga metabolisme.

Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan

1. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

Bengkoang mengandung serat dan inulin yang berfungsi sebagai prebiotik alami. Kedua komponen tersebut membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus sehingga sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Selain itu, konsumsi serat yang cukup juga membantu melancarkan buang air besar serta mengurangi risiko sembelit.

2. Mendukung Program Penurunan Berat Badan

Bagi yang sedang menjalani diet, bengkoang dapat menjadi pilihan camilan sehat. Kandungan kalorinya rendah, sedangkan seratnya cukup tinggi sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Akibatnya, keinginan mengonsumsi makanan tinggi kalori dapat berkurang. Karena alasan itu, bengkoang sering masuk dalam menu diet sehat.

3. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

Serat dan inulin di dalam bengkoang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Proses tersebut membuat kadar gula darah lebih stabil setelah makan.

Oleh sebab itu, bengkoang dapat menjadi salah satu pilihan buah rendah indeks glikemik yang aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, termasuk bagi penderita diabetes setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Vitamin C menjadi salah satu nutrisi utama dalam bengkoang. Vitamin ini membantu meningkatkan kerja sistem imun sekaligus melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Selain itu, vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen yang dibutuhkan tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Kalium dan serat pada bengkoang berkontribusi menjaga kesehatan jantung. Kalium membantu mengontrol tekanan darah, sedangkan serat membantu menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, bengkoang dapat membantu menurunkan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

6. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Sejak lama bengkoang dikenal sebagai bahan alami untuk perawatan kulit. Kandungan vitamin C dan antioksidannya membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, kandungan air yang tinggi membantu menjaga kelembapan kulit sehingga kulit terasa lebih segar dan tampak sehat.

7. Membantu Mengurangi Tanda Penuaan Dini

Paparan sinar matahari dan polusi dapat mempercepat munculnya garis halus pada kulit. Antioksidan dalam bengkoang membantu melindungi sel kulit dari kerusakan tersebut.

Sementara itu, vitamin C mendukung pembentukan kolagen sehingga elastisitas kulit tetap terjaga.

8. Membantu Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Sebagian besar kandungan bengkoang berupa air. Oleh karena itu, mengonsumsi bengkoang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.

Meski demikian, bengkoang tetap tidak dapat menggantikan kebutuhan minum air putih setiap hari.

9. Mendukung Kehamilan yang Sehat

Bengkoang mengandung folat yang berperan penting dalam proses pertumbuhan janin, terutama pada pembentukan otak dan sistem saraf.

Selain itu, kandungan vitamin dan mineralnya juga membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu selama masa kehamilan. Meski demikian, ibu hamil tetap perlu mengonsumsi berbagai sumber nutrisi lainnya agar kebutuhan gizi terpenuhi secara seimbang.

10. Berpotensi Membantu Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

Antioksidan yang terdapat dalam bengkoang membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.

Sejumlah penelitian awal juga menunjukkan bahwa senyawa antioksidan dan serat prebiotik berpotensi membantu menurunkan risiko beberapa penyakit kronis, termasuk gangguan metabolik dan beberapa jenis kanker. Namun, manfaat ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia.

11. Membantu Menjaga Kesehatan Lambung

Inulin yang terdapat dalam bengkoang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran cerna. Kondisi tersebut mendukung kesehatan lambung sekaligus membantu mengurangi gangguan pencernaan ringan.

Selain itu, tekstur bengkoang yang kaya air juga memberikan sensasi segar ketika dikonsumsi.

Cara Menikmati Bengkoang dengan Aman

Bengkoang paling sering dikonsumsi dalam keadaan segar setelah dikupas dan dicuci hingga bersih. Umbi ini juga cocok menjadi campuran salad, rujak, jus, smoothie, maupun acar.

Sebagian orang juga mengolah bengkoang sebagai bahan tumisan atau campuran sup karena teksturnya tetap renyah setelah dimasak.

Saat memilih bengkoang, pilih umbi yang terasa padat, kulitnya mulus, dan tidak memiliki bercak hitam atau bagian yang lembek. Simpan di tempat sejuk dan kering agar kualitasnya tetap terjaga.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Bengkoang umumnya aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar. Namun, bagian biji, daun, dan batang tanaman bengkoang tidak boleh dimakan karena mengandung senyawa beracun.

Selain itu, meski jarang terjadi, sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi bengkoang. Jika muncul gatal, ruam, atau sesak napas, segera hentikan konsumsi dan periksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Dengan kandungan serat, vitamin C, antioksidan, serta kadar air yang tinggi, bengkoang layak menjadi salah satu pilihan makanan sehat untuk melengkapi menu harian. Meski begitu, manfaatnya akan lebih optimal apabila dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang, olahraga rutin, dan istirahat yang cukup.

(naf/lex)

Iklan