b Buah nangka menjadi salah satu buah tropis yang mudah ditemukan di Indonesia. Selain memiliki rasa manis dan tekstur yang unik, buah berwarna kuning keemasan ini juga menyimpan beragam nutrisi penting yang mendukung kesehatan tubuh.

Nangka atau Artocarpus heterophyllus mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang bekerja sama menjaga fungsi berbagai organ. Oleh karena itu, konsumsi nangka dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari.

Selain dinikmati langsung, buah ini juga sering diolah menjadi campuran es buah, salad, kolak, hingga berbagai hidangan tradisional.

Iklan

Kandungan Nutrisi Buah Nangka

Dalam setiap 100 gram buah nangka terdapat sekitar 95 kalori dengan berbagai zat gizi yang baik untuk tubuh, antara lain:

  • Karbohidrat kompleks
  • Serat pangan
  • Protein
  • Vitamin A
  • Vitamin B kompleks
  • Vitamin C
  • Kalium
  • Magnesium
  • Mangan
  • Tembaga
  • Antioksidan alami
  • Kandungan air yang cukup tinggi

1. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Salah satu keunggulan buah nangka terletak pada kandungan seratnya yang cukup tinggi. Serat membantu memperlancar pergerakan usus sehingga proses buang air besar menjadi lebih teratur.

Selain itu, karbohidrat kompleks dalam nangka juga berperan sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna. Karena itulah, konsumsi nangka dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus sekaligus menurunkan risiko sembelit.

2. Membantu Menjaga Berat Badan

Meski memiliki rasa manis, nangka tetap bisa menjadi pilihan camilan yang mengenyangkan. Kandungan serat dan protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan mengonsumsi makanan tinggi kalori dapat berkurang.

Di sisi lain, buah ini juga memiliki kandungan lemak yang sangat rendah sehingga dapat mendukung program pengelolaan berat badan.

3. Mendukung Daya Tahan Tubuh

Vitamin C dan berbagai antioksidan di dalam nangka berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Nutrisi tersebut membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus mendukung kerja sel imun dalam melawan infeksi.

Karena itu, mengonsumsi buah nangka secara rutin dalam porsi yang sesuai dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh tetap bugar.

4. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Kalium, serat, dan antioksidan bekerja bersama menjaga kesehatan sistem kardiovaskular. Kalium membantu menyeimbangkan kadar natrium sehingga tekanan darah tetap stabil.

Sementara itu, serat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah, sedangkan antioksidan melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat stres oksidatif. Dengan demikian, risiko penyakit jantung dan stroke dapat ditekan sebagai bagian dari pola hidup sehat.

5. Menutrisi Kulit dari Dalam

Kulit membutuhkan asupan nutrisi yang cukup agar tetap sehat dan elastis. Nangka menyediakan vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein penting yang menjaga kekencangan kulit.

Selain itu, antioksidan di dalam buah ini membantu melawan efek radikal bebas yang dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan, seperti garis halus dan kulit kusam.

6. Membantu Menangkal Radikal Bebas

Berbagai senyawa antioksidan yang terdapat pada nangka mampu membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Radikal bebas yang berlebihan diketahui berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit degeneratif.

Walaupun penelitian mengenai efek spesifik nangka terhadap pencegahan penyakit masih terus berkembang, konsumsi buah yang kaya antioksidan tetap dianjurkan sebagai bagian dari pola makan sehat.

7. Menunjang Kesehatan Tulang dan Sistem Saraf

Nangka mengandung magnesium, mangan, serta vitamin B kompleks yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Magnesium dan mangan membantu menjaga kepadatan tulang serta mendukung proses metabolisme.

Sementara itu, vitamin B kompleks berperan dalam menjaga fungsi saraf, membantu produksi energi, dan mendukung aktivitas sel tubuh agar tetap optimal.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi nangka tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Penderita diabetes sebaiknya membatasi porsinya karena buah ini mengandung gula alami dan memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi. Selain itu, konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan perut terasa penuh atau menghasilkan gas pada sebagian orang.

Buah nangka juga berpotensi berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti obat diabetes dan obat bius. Oleh sebab itu, orang yang sedang menjalani pengobatan atau akan menjalani prosedur medis sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum

(naf/lex)

Iklan