JAKARTA, ifakta.co – Buah matoa menjadi salah satu buah tropis asli Indonesia yang memiliki cita rasa yang unik. Daging buahnya memiliki tekstur kenyal dengan perpaduan rasa manis yang mengingatkan pada kelengkeng, rambutan, dan sedikit aroma durian.

Tidak hanya lezat, buah yang berasal dari Papua ini juga menyimpan beragam nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh..

Kandungan Nutrisi Buah Matoa

Dalam 100 gram buah matoa terdapat sekitar:

Iklan

  • 90 kalori
  • 76,5 gram air
  • 1,2 gram protein
  • 0,1 gram lemak
  • 21,1 gram karbohidrat
  • 0,5 gram serat
  • 20 mg kalsium
  • 40 mg fosfor
  • 190 mg kalium
  • 0,6 mg zat besi
  • 0,6 mg zinc
  • 54 mg vitamin C
  • Vitamin B1, vitamin B3, serta beta karoten

Selain itu, buah matoa juga kaya akan senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, saponin, tanin, dan asam fenolat yang berperan sebagai antioksidan alami.

1. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin C pada buah matoa berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Nutrisi ini membantu merangsang produksi sel darah putih yang bertugas melawan virus, bakteri, dan berbagai penyebab infeksi.

Selain itu, sifat antioksidannya turut melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga tubuh menjadi lebih kuat menghadapi penyakit.

2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Buah matoa mengandung kalium serta antioksidan polifenol yang mendukung kesehatan sistem kardiovaskular. Kalium membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dengan mengurangi efek natrium berlebih di dalam tubuh.

Sementara itu, antioksidan membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan yang dapat memicu gangguan pada pembuluh darah. Oleh karena itu, konsumsi buah matoa berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa saponin dan fenolik pada buah matoa dapat memperlambat penyerapan gula di saluran pencernaan.

Selain itu, kandungan seratnya ikut membantu mengendalikan lonjakan gula darah setelah makan.

4. Melindungi Tubuh dari Paparan Radikal Bebas

Radikal bebas dapat merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Beruntung, buah matoa mengandung vitamin C, flavonoid, serta polifenol yang bekerja sebagai antioksidan alami.

Karena itu, konsumsi buah ini dapat membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif sekaligus mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

5. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Meskipun kandungan seratnya tidak terlalu tinggi, buah matoa tetap memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu memperlancar pergerakan usus dan menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran cerna.

Selain itu, beberapa senyawa aktif di dalam matoa memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gangguan pencernaan.

6. Membantu Menjaga Kesehatan Tulang

Kombinasi kalsium, fosfor, dan vitamin C dalam buah matoa berperan dalam mempertahankan kepadatan tulang.

Kalsium dan fosfor membentuk struktur tulang yang kuat, sedangkan vitamin C membantu pembentukan kolagen yang menjadi salah satu komponen penting penyusun jaringan tulang. Dengan demikian, konsumsi matoa dapat menjadi pelengkap asupan nutrisi untuk menjaga kesehatan tulang.

7. Berpotensi Melawan Infeksi

Penelitian laboratorium menemukan bahwa ekstrak kulit dan beberapa bagian buah matoa memiliki aktivitas antimikroba terhadap sejumlah bakteri penyebab infeksi.

Senyawa saponin dan polifenol mampu menghambat pertumbuhan bakteri tertentu. Walaupun hasilnya menjanjikan, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Buah matoa umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu keluhan seperti mual, pusing, atau gangguan pencernaan pada sebagian orang.

Selain itu, individu yang memiliki riwayat alergi terhadap buah tropis sebaiknya lebih berhati-hati saat pertama kali mengonsumsinya. Penderita diabetes, ibu hamil, atau orang yang memiliki penyakit tertentu juga disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi matoa secara rutin.

Sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, buah matoa dapat menjadi pilihan camilan sehat yang kaya nutrisi. Meskipun menawarkan banyak potensi manfaat, konsumsi buah ini tetap perlu dipadukan dengan sayuran, buah lainnya, aktivitas fisik, serta gaya hidup sehat agar kesehatan tubuh tetap terjaga secara optimal.

(naf/lex)

Iklan