JAKARTA, ifakta.co – Buah kawista mungkin belum sepopuler mangga, jeruk, atau jambu. Namun, buah tropis yang satu ini menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Sejak lama, masyarakat di beberapa negara Asia memanfaatkan buah kawista sebagai bagian dari pengobatan tradisional karena kandungan senyawa aktifnya yang cukup beragam.
Buah yang memiliki nama ilmiah Aegle marmelos ini dikenal dengan kulitnya yang keras serta daging buah berwarna oranye kecokelatan. Rasanya manis dengan aroma khas yang menyerupai pisang. Selain dikonsumsi langsung, banyak orang mengolah buah kawista menjadi jus, selai, minuman herbal, atau teh dari buah yang telah dikeringkan.
Iklan
Menariknya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa buah kawista berpotensi mendukung kesehatan tubuh berkat kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan di dalamnya.
Kandungan Nutrisi Buah Kawista
Buah kawista mengandung berbagai zat gizi yang baik untuk tubuh. Dalam sekitar 100 gram buah kawista, terdapat beberapa nutrisi penting, seperti:
- Karbohidrat
- Protein
- Serat
- Vitamin C
- Vitamin B kompleks
- Kalium
- Kalsium
- Fosfor
- Magnesium
- Zinc
- Zat besi
- Tembaga
Selain itu, buah ini juga mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, fenolat, alkaloid, beta karoten, terpenoid, dan antioksidan. Berkat kombinasi nutrisi tersebut, buah kawista memiliki potensi memberikan berbagai manfaat kesehatan.
Manfaat Buah Kawista untuk Kesehatan
1. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit
Kandungan vitamin C dalam buah kawista berperan penting dalam pembentukan kolagen. Protein ini membantu menjaga elastisitas kulit sehingga kulit tetap terasa kencang dan sehat.
Selain itu, antioksidan dalam buah kawista membantu melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas. Karena itu, risiko penuaan dini dan kerusakan kulit akibat paparan lingkungan dapat berkurang.
2. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan
Buah kawista mengandung serat yang cukup tinggi. Serat membantu memperlancar pergerakan usus dan mempermudah proses pembuangan sisa makanan.
Di samping itu, beberapa senyawa aktif dalam buah kawista dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di saluran cerna. Karena itu, risiko sembelit dan gangguan pencernaan tertentu bisa lebih rendah.
3. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Buah kawista mengandung kalium dalam jumlah cukup tinggi. Mineral ini berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengontrol tekanan darah.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah kawista memiliki efek diuretik ringan. Efek tersebut membantu tubuh membuang kelebihan cairan melalui urine sehingga tekanan darah dapat lebih terkontrol.
4. Menangkal Radikal Bebas
Salah satu keunggulan buah kawista terletak pada kandungan antioksidannya. Senyawa seperti flavonoid, fenolat, dan beta karoten membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.
Karena itu, konsumsi buah atau teh herbal kawista dapat membantu mengurangi stres oksidatif.
5. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Beberapa penelitian awal menemukan bahwa buah kawista berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Manfaat ini berasal dari kandungan serat dan senyawa aktif yang memengaruhi metabolisme glukosa.
Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu menjalani pola makan sehat dan mengikuti anjuran dokter untuk mengendalikan gula darah secara optimal.
6. Membantu Meredakan Demam
Dalam pengobatan tradisional, buah kawista sering dimanfaatkan sebagai pendamping saat tubuh mengalami demam. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidannya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh selama masa pemulihan.
Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak buah kawista memiliki potensi membantu mengurangi peradangan yang sering muncul saat demam.
Konsumsi Buah Kawista Secara Bijak
Buah kawista dapat menjadi pilihan makanan sehat karena kaya nutrisi dan rendah lemak. Anda bisa menikmatinya secara langsung, mengolahnya menjadi jus, atau menyeduhnya sebagai teh herbal.
Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan rutin, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi produk herbal berbahan buah kawista secara teratur.
(naf/lex)



