JAKARTA, ifakta.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Hingga pukul 09.19 WIB, IHSG berada di level 6.693.

Berdasarkan data Investing.com, posisi tersebut naik 6,94 poin atau 0,10 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.686.

IHSG hari ini mengawali perdagangan pada level 6.700. Indeks sempat bergerak naik hingga menyentuh level tertinggi 6.707.

Iklan

Namun, IHSG kemudian mengalami tekanan dan turun ke level terendah 6.677,80. Setelah itu, indeks kembali menguat dan berada di level 6.693 pada pukul 09.19 WIB.

Penguatan IHSG turut diikuti pergerakan positif saham-saham sektor energi. Indeks sektor energi atau IDX Energy tercatat berada di level 3.458,59.

IDX Energy naik 12,38 poin atau 0,36 persen pada perdagangan pagi tersebut. Sejumlah saham energi juga mencatat penguatan dengan persentase yang cukup beragam.

Saham Adaro Andalan Indonesia berada di level 11.900 setelah naik 1,28 persen. Golden Energy Mines juga menguat 1,30 persen ke level 7.775.

Selanjutnya, saham Petrosea naik 1,38 persen dan berada di level 5.500. Baramulti Suksessarana turut bergerak positif setelah naik 0,20 persen ke level 4.910.

Saham Raharja Energi Cepu juga mencatat kenaikan 0,85 persen ke level 4.730. Sementara itu, Paragon Karya Perkasa menjadi salah satu saham energi dengan penguatan paling tinggi.

Saham Paragon Karya Perkasa melonjak 4,29 persen ke level 4.620. Indika Energy juga menguat 1,78 persen dan berada di level 2.860.

Pergerakan positif kemudian terlihat pada sejumlah saham energi lainnya. ABM Investama naik 0,70 persen ke level 2.890.

Mitrabahtera Segara juga menguat 0,70 persen ke level 2.870. Golden Eagle Energy mencatat kenaikan 0,36 persen ke level 2.750.

Sillo Maritime Perdana turut berada di zona hijau. Saham tersebut menguat 1,56 persen ke level 2.610.

Meski mayoritas saham energi bergerak positif, beberapa saham justru mengalami pelemahan. Indo Tambangraya Megah terkoreksi 0,65 persen ke level 26.575.

Super Energy mencatat penurunan lebih dalam. Saham tersebut melemah 3,15 persen dan berada di level 3.070.

Sementara itu, beberapa saham energi lainnya belum menunjukkan perubahan harga. Bayan Resources berada di level 13.775 tanpa perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Prima Andalan Mandiri juga stagnan di level 3.740. Kondisi serupa terjadi pada Bukit Asam yang tetap berada di level 3.000.

Alamtri Resources Indonesia turut tidak mengalami perubahan harga. Saham tersebut bertahan di level 2.690.

Dengan demikian, IHSG hari ini masih bergerak positif pada awal perdagangan. Penguatan indeks juga berlangsung bersamaan dengan kenaikan IDX Energy dan sejumlah saham sektor energi, meski sebagian saham lainnya masih mengalami tekanan.

(den/joj)

Iklan