BANYUMAS, ifakta.co – Pemerintah Kabupaten Banyumas membuka kembali area rumput di Alun-Alun Purwokerto sejak Sabtu (18/4). Kebijakan ini langsung menarik antusiasme masyarakat yang memanfaatkan ruang terbuka untuk bersantai dan beraktivitas.
Selama sekitar tujuh tahun, masyarakat tidak dapat mengakses area tersebut. Kini, alun-alun kembali berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang lebih terbuka dan nyaman. Pemerintah daerah membuka akses ini sebagai respons atas aspirasi warga sekaligus untuk menghidupkan kembali ruang publik.
Sebelumnya, pengunjung sering kesulitan mencari tempat duduk karena area kebanyakan terbuat dari lantai keramik. Oleh karena itu, pembukaan area rumput memberi alternatif ruang yang lebih fleksibel. Dengan demikian, masyarakat kini dapat menikmati suasana alun-alun dengan lebih leluasa.
Iklan
Pedagang Mulai Rasakan Peningkatan Aktivitas
Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, aktivitas ekonomi di sekitar alun-alun ikut bergerak. Bahkan, para pedagang langsung merasakan perubahan sejak pemerintah membuka akses rumput.
Salah satu pedagang, Sarah, mengaku kebijakan ini membawa dampak positif bagi usahanya. Ia telah berjualan selama kurang lebih dua tahun di kawasan tersebut dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan utama.
“Semenjak rumput Alun-Alun Purwokerto dibuka kembali untuk umum, pendapatan saya meningkat. Ini sangat menguntungkan UMKM,” ujarnya, Senin (20/4).
Selain itu, ia menjelaskan bahwa lonjakan pembeli paling terasa pada malam hari. Bahkan, suasana semakin ramai saat akhir pekan.
“Kalau malam memang paling ramai, apalagi kemarin malam Minggu setelah dibuka, pembeli ramai sekali,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, Sarah melihat peluang usaha semakin terbuka. Oleh sebab itu, ia berharap situasi ini dapat terus berlangsung secara konsisten.
Aturan Tetap Harus Berjalan
Namun demikian, pemerintah tetap menetapkan sejumlah aturan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban. Misalnya, pengunjung boleh duduk di atas rumput, tetapi tidak boleh membawa tikar.
Selain itu, pemerintah juga mewajibkan pedagang untuk tetap berjualan di area luar yang telah disediakan. Dengan begitu, kondisi area rumput tetap terjaga.
Ruang Publik Kembali Hidup
Kini, Alun-Alun Purwokerto terlihat lebih hidup. Warga datang, duduk santai, serta berkumpul bersama keluarga.
Di sisi lain, pemerintah terus mengingatkan pentingnya kesadaran bersama. Oleh karena itu, pengunjung dan pedagang perlu menjaga kebersihan agar area rumput tetap terawat.
Dengan demikian, alun-alun tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berkembang sebagai ruang publik yang nyaman, tertib, dan berkelanjutan.
(naf/kho)



