BARCELONA, ifakta.co – Barcelona mengamankan tiga poin setelah menaklukkan Aston Villa dengan skor 3-0 pada pertandingan keempat fase liga Liga Champions 2026/2027 di Camp Nou, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Raphinha tampil sebagai pembeda melalui dua gol pada babak kedua.
Tim tuan rumah sudah memimpin ketika laga baru berjalan tujuh menit. Lamine Yamal memanfaatkan kesalahan Joao Gomes saat Aston Villa mencoba membangun serangan dari tendangan gawang.
Yamal merebut peluang tersebut dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola mengarah ke sudut gawang sehingga Barcelona unggul 1-0 lebih awal.
Aston Villa berusaha membalas melalui beberapa kesempatan. Matty Cash dan Joao Gomes sempat mengancam dari situasi bola mati, tetapi barisan pertahanan Barcelona mampu menghalau ancaman tersebut.
Tim asuhan Unai Emery juga menciptakan peluang melalui Nicolas Jackson dan Johan Manzambi. Namun, Manzambi gagal mengarahkan penyelesaian akhir ke sasaran, sedangkan kiper Joan Garcia menggagalkan usaha Jackson.
Barcelona mempertahankan keunggulan satu gol sampai turun minum. Seusai jeda, tuan rumah kembali meningkatkan tekanan untuk memperlebar jarak.
Pada menit ke-52, Fermin Lopez mengirim bola kepada Raphinha di depan kotak penalti. Tembakan penyerang Brasil tersebut menyentuh tumit Pau Torres dan berubah arah sebelum bersarang di gawang Aston Villa.
Raphinha kembali mencetak gol pada menit ke-64. Joao Cancelo lebih dahulu melewati John McGinn dan melepaskan umpan yang kemudian diselesaikan Raphinha dari jarak dekat.
Dua gol tersebut membuat Raphinha mengoleksi 19 gol dari 13 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini. Barcelona pun menjaga keunggulan 3-0 hingga wasit mengakhiri laga.
Kekalahan ini sekaligus menghentikan catatan sempurna Aston Villa pada awal fase liga Liga Champions musim 2026/2027. Namun, peluang mereka untuk bersaing memperebutkan posisi delapan besar belum tertutup.
Hasil di Camp Nou turut menambah catatan buruk Emery ketika menghadapi Barcelona di stadion tersebut. Pelatih asal Spanyol itu telah kalah dalam 15 dari 16 kunjungannya.
Salah satu kekalahan yang pernah dialami Emery terjadi ketika ia menangani Paris Saint-Germain. Saat itu, PSG takluk 1-6 dari Barcelona dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions setelah lebih dahulu menang 4-0 pada pertemuan pertama.
Bagi Barcelona, kemenangan ini menunjukkan ketajaman lini depan mereka. Gol cepat Yamal dan penyelesaian Raphinha pada babak kedua memastikan Blaugrana membawa pulang tiga poin.


























