JAKARTA, ifakta.co – Bank Mandiri memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas melalui fitur Tabungan Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri. Layanan tersebut memungkinkan nasabah membeli emas mulai dari 0,02 gram dan menjualnya mulai dari 0,01 gram.
Pengembangan produk itu menjadi bagian dari bisnis bullion Bank Mandiri setelah perusahaan memperoleh izin usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank menggabungkan layanan transaksi emas digital dengan fasilitas pengambilan emas dalam bentuk fisik.
Area Head Bank Mandiri Area Bogor Bambang P. Poncokaryo mengatakan, perpaduan layanan aplikasi dan jaringan kantor cabang memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin mengumpulkan kepemilikan emas secara bertahap.
“Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri,” ujar Bambang dalam keterangan resminya, Selasa (3/11/2026).
Melalui Tabungan Emas di Livin’, nasabah dapat melakukan transaksi secara langsung selama 24 jam. Untuk pembelian pertama, batas minimum ditetapkan 0,02 gram. Adapun pembelian selanjutnya dapat dilakukan mulai 0,005 gram.
Di sisi penjualan, nasabah dapat mencairkan kepemilikan emas digital mulai 0,01 gram. Bank Mandiri menyediakan pilihan produk emas dari Antam Logam Mulia dan HRTA Gold.
Tak hanya transaksi jual-beli secara digital, Bank Mandiri juga menghadirkan fasilitas Kredit Serbaguna Mandiri atau KSM Emas. Melalui skema tersebut, nasabah dapat membeli emas dengan pembayaran cicilan sesuai ketentuan produk.
Bank Mandiri memberikan opsi pengambilan emas fisik dari saldo Tabungan Emas. Perusahaan memiliki 28 ATM Emas yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia dan melayani pengambilan emas melalui kantor cabang tertentu.
Di Kota Bogor, salah satu lokasi yang menyediakan fasilitas pengambilan emas fisik adalah Kantor Cabang Bogor Juanda. Ketersediaan layanan tersebut mengikuti fasilitas dan ketentuan yang berlaku.
Untuk menarik emas fisik, nasabah dapat memilih menu Ambil Emas pada aplikasi Livin’ by Mandiri. Setelah itu, nasabah menentukan lokasi pengambilan sesuai pilihan yang tersedia.
Apabila memilih ATM Emas, nasabah perlu memindai kode QR pada mesin, menentukan pecahan emas, dan memasukkan kode verifikasi. Setelah proses selesai, mesin menyerahkan logam mulia beserta struk transaksi.
Menurut Bambang, pengembangan bisnis bullion dan integrasi layanan digital menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri memperluas pilihan pengelolaan keuangan dan pembentukan aset jangka panjang bagi nasabah.
(may/mby)




























