BANYUMAS, ifakta.co – Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas kembali menunjukkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Pramuka Garuda Berprestasi Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Tahun 2026. Kontingen Banyumas berhasil membawa pulang lima gelar juara dari berbagai kategori sekaligus mempertegas kualitas pembinaan Pramuka yang selama ini terus berkembang.

Ajang tahunan tersebut berlangsung di Pusat Kegiatan Kepramukaan (Puskepram) Candra Birawa, Karanggeneng, Semarang, mulai Jumat (3/7) hingga Senin (6/7). Ratusan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengikuti perlombaan yang menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, serta keterampilan anggota Pramuka Garuda.

Pada kompetisi tahun ini, Kwarcab Banyumas mengirimkan tujuh peserta terbaik sebagai wakil daerah. Kontingen berada di bawah pendampingan Esty Setyana, S.Pd., bersama empat pembina, yaitu Rian Purwiyanti Isnaningtyas, S.Pd., Aryani Hendarti, S.Pd., Dana Riagung Wahono, S.Pd.SD., dan Ngilman Safudin.

Iklan

Esty Setyana menjelaskan jumlah peserta mencapai 219 orang. Mereka berasal dari berbagai golongan kepramukaan. Sebanyak 59 peserta berasal dari golongan Siaga, 61 peserta Penggalang, 61 peserta Penegak, serta enam peserta Pandega.

Menurut Esty, hasil yang diraih kontingen Banyumas sangat membanggakan. Lima peserta berhasil naik podium setelah melalui berbagai tahapan penilaian selama perlombaan berlangsung.

“Pada upacara penutupan, Kwarcab Banyumas berhasil meraih lima gelar juara dari berbagai kategori yang diperlombakan,” ujarnya, dikutip dari Suara Merdeka (8/7).

Adapun peraih prestasi dari Banyumas terdiri atas Muhamad Masykur Ramadha dari SMP Negeri 8 Purwokerto yang meraih Juara 1 Penggalang Putra. Selanjutnya, Alifah Khoirul Husnaini dari SMP Negeri 1 Sumbang memperoleh Juara 2 Penggalang Putri.

Prestasi juga datang dari Mughni Azis Aryanto asal MA Ma’arif NU 1 Cilongok yang berhasil meraih Juara 1 Penegak Putra. Sementara itu, Gita Aulia Rahmadani dari SMA Negeri 1 Jatilawang meraih Juara 3 Penegak Putri.

Selain itu, Puji Nur Aisyah dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto berhasil menyumbangkan Juara 1 Pandega Putri untuk Banyumas.

Pembinaan Pramuka Banyumas Terus Melahirkan Prestasi

Meski belum berhasil meraih gelar juara, dua peserta dari golongan Siaga tetap memperlihatkan semangat tinggi sepanjang perlombaan. Mereka ialah Arganta Gitza Alden dari SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto serta Anarima Rahma Puspita dari SD Negeri 2 Somagede.

Keduanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, percaya diri, serta semangat belajar yang tinggi. Penampilan mereka juga menjadi bagian penting dari keberhasilan kontingen Banyumas pada ajang tersebut.

Ketua Kwarcab Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom., memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, serta pendamping yang telah berjuang membawa nama baik Banyumas pada tingkat provinsi.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pembinaan Pramuka Garuda di Banyumas berjalan secara konsisten. Karena itu, Banyumas mampu bersaing hampir pada setiap penyelenggaraan lomba tingkat Jawa Tengah.

“Prestasi ini menunjukkan kualitas Pramuka Banyumas yang terus terjaga. Hampir setiap penyelenggaraan lomba tingkat Jawa Tengah, Banyumas mampu bersaing dan meraih prestasi. Selain memiliki jumlah anggota Pramuka terbesar di Jawa Tengah, Banyumas juga pernah mencatatkan Rekor MURI,” ungkap Agus.

Ia menegaskan bahwa gelar Pramuka Garuda bukan sekadar pencapaian dalam sebuah perlombaan. Sebaliknya, predikat tersebut mencerminkan karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, serta keteladanan yang harus terus hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Agus mengajak seluruh anggota Pramuka Garuda terus meningkatkan kemampuan, memperkuat karakter, serta menjaga semangat belajar. Selain itu, ia berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Ia juga mengingatkan agar para peraih prestasi tidak cepat merasa puas. Menurutnya, setiap keberhasilan harus menjadi motivasi untuk terus berkembang sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Teruslah menyebarkan virus kebaikan di lingkungan sekitar. Jadilah teladan di gugus depan maupun di tengah masyarakat, sehingga Gerakan Pramuka semakin dikenal sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas,” pungkasnya.

(naf/lex)

Iklan