TANGERANG, ifakta.co – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat komitmen dalam menciptakan tata kelola birokrasi yang bersih dan sehat. Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menekankan pentingnya menjadikan kebersihan lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya aparatur sipil negara (ASN).
Pesan tersebut disampaikan saat pelaksanaan apel Senin pagi pada pekan kedua Juni 2026 di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Senin (08/06/2026).
Dalam arahannya, Wabup Intan menegaskan bahwa kebersihan tidak boleh hanya dibebankan kepada petugas kebersihan, melainkan harus menjadi kesadaran kolektif seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Iklan
“Budaya bersih harus tumbuh dari kesadaran bersama. Jangan sampai kebersihan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi menjadi kebiasaan dan karakter seluruh ASN,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Pemkab Tangerang telah memiliki regulasi melalui Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Aturan tersebut menjadi landasan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, serta bebas dari paparan asap rokok.
Ia juga menyoroti pentingnya kedisiplinan pegawai yang memiliki kebiasaan merokok agar menaati aturan yang berlaku, termasuk tidak merokok di area kantor maupun kawasan pelayanan publik.
“Gunakan area yang sudah disediakan. Jangan merokok sembarangan, apalagi di ruang pelayanan. Termasuk juga tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat,” ujarnya.
Menurutnya, aspek kebersihan mencakup seluruh ruang kerja, fasilitas kantor, tempat ibadah, area layanan publik hingga toilet. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun citra birokrasi yang modern, profesional, dan berintegritas.
“Hal sederhana seperti menjaga kebersihan sebenarnya mencerminkan disiplin dan tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat,” tambahnya.
Selain isu kebersihan, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk memperkuat nilai toleransi, kekompakan, dan harmoni di lingkungan kerja. Ia menegaskan bahwa keberagaman di lingkungan ASN Pemkab Tangerang harus menjadi kekuatan dalam mendukung kinerja pelayanan publik.
“Perbedaan latar belakang bukan penghalang. Tujuan kita tetap sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Karena itu, komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai harus terus diperkuat,” katanya.
Menutup arahannya, ia turut mengajak seluruh ASN untuk memberikan dukungan dan doa bagi kontingen Kabupaten Tangerang yang akan berlaga pada POPDA XII dan PEPARPEDA IX Provinsi Banten Tahun 2026 di Kota Cilegon.
“Semoga para atlet dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
(sib/lex)



