JAKARTA, Ifakta.co – Narasi sejarah dunia selama ini kerap didominasi perspektif Barat. Namun buku Sejarah Dunia Versi Islam yang Dihilangkan karya sejarawan Afghanistan-Amerika Tamim Ansary hadir menawarkan sudut pandang berbeda yang memancing diskusi sekaligus refleksi tentang bagaimana sejarah global sebenarnya berkembang.
Melalui buku setebal 480 halaman tersebut, Ansary mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang peradaban Islam sejak masa Nabi Muhammad ﷺ hingga runtuhnya Kekhalifahan Utsmani pada awal abad ke-20. Tidak sekadar memaparkan kronologi, buku ini berusaha memperlihatkan bagaimana dunia Islam pernah menjadi pusat peradaban global yang memengaruhi ilmu pengetahuan, seni, hingga politik dunia.
Dalam narasinya, Ansary menggambarkan bagaimana kawasan dunia Islam dahulu menjadi titik pertemuan berbagai budaya dan peradaban besar. Dari interaksi dengan Kekaisaran Persia hingga hubungan dengan peradaban di India dan Eropa, dunia Islam memainkan peran penting dalam pertukaran ilmu dan gagasan yang membentuk peradaban modern.
Iklan
Buku ini juga menyoroti bagaimana ilmuwan Muslim pada masa keemasan Islam memberi kontribusi besar dalam bidang matematika, astronomi, kedokteran, hingga filsafat kontribusi yang sering kali kurang mendapat porsi dalam buku sejarah populer yang beredar saat ini.
Dengan gaya bahasa yang naratif dan mudah dipahami, Ansary menghadirkan sejarah yang kompleks menjadi bacaan yang mengalir. Ia tidak hanya menyajikan fakta sejarah, tetapi juga mendorong pembaca untuk melihat dunia dari perspektif yang berbeda serta mempertanyakan narasi sejarah yang selama ini dianggap dominan.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap literasi sejarah dan identitas peradaban, buku ini dinilai relevan sebagai bahan refleksi tentang bagaimana sejarah dunia dapat dipahami melalui berbagai sudut pandang.
Buku Sejarah Dunia Versi Islam yang Dihilangkan diterbitkan dalam edisi cetakan pertama pada Oktober 2024 dengan ukuran 15 x 23 cm dan total 480 halaman. Buku ini tersedia dalam format soft cover dengan harga normal Rp169.000, sementara harga promo ditawarkan sebesar Rp152.000.
Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkaya khazanah literasi sejarah sekaligus membuka ruang diskusi tentang bagaimana peradaban Islam turut membentuk wajah dunia modern.
(FA/FZA)



