BOGOR, ifakta.co – IPB University melalui Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) menyiapkan pembukaan Program Studi S1 Ilmu Lingkungan. Selain itu, langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan nasional akan tenaga ahli lingkungan dan memperkuat daya saing global kampus.

Fahutan Percepat Pembukaan Prodi Ilmu Lingkungan

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University mempercepat rencana pembukaan Program Studi Sarjana Ilmu Lingkungan. Oleh karena itu, fakultas ini ingin memperkuat mandat kelembagaan sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor lingkungan.

Dekan Fahutan IPB, Dodik Ridho Nurrochmat, menegaskan bahwa langkah ini menindaklanjuti perubahan nama fakultas sejak 2020.

Iklan

“Sejak Agustus 2020 Fakultas Kehutanan ini namanya sudah berubah menjadi Fakultas Kehutanan dan Lingkungan atas mandat pimpinan IPB University. Selama ini, ternyata mandat lingkungan itu masih ter-cancel, sehingga kami mencoba mempercepat pendirian prodi Ilmu Lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai Indonesia masih kekurangan program sarjana di bidang ilmu lingkungan. Karena itu, IPB mengambil peran untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dukung Kebutuhan Nasional dan Peringkat Global

Fahutan tidak hanya fokus pada pengembangan program studi baru. Di sisi lain, fakultas ini juga memperkuat kontribusinya dalam menjaga reputasi global IPB University.

Prof Dodik menegaskan bahwa Fahutan berperan penting dalam mempertahankan posisi IPB di tingkat dunia, khususnya pada bidang pertanian dan kehutanan.

“Keberadaan IPB University di top 50 dunia tidak bisa dilepaskan dari eksistensi Fahutan, karena yang masuk 50 besar dunia selama 10 tahun berturut-turut adalah by subject agriculture and forestry,” ungkapnya.

Dengan demikian, pembukaan Prodi Ilmu Lingkungan juga mendukung strategi jangka panjang kampus dalam menjaga daya saing internasional.

Perkuat Internasionalisasi Pendidikan

Selain membuka prodi baru, Fahutan terus mendorong internasionalisasi pendidikan. Saat ini, fakultas rutin menerima mahasiswa asing melalui program pertukaran dan magang dari berbagai negara, termasuk Kanada dan Eropa.

Namun, langkah berikutnya akan lebih terstruktur. Fahutan menargetkan pembukaan kelas internasional di setiap program studi.

“Kami ingin seluruh prodi di Fahutan itu ada kelas internasionalnya. Selama ini mahasiswa asing memang sudah ada, tetapi belum by design melalui kelas internasional,” katanya.

Selanjutnya, fakultas juga ingin memperluas kerja sama global melalui program dual degree.

“Kita ingin bukan hanya mahasiswa IPB University yang mendapatkan double degree dari luar negeri, tetapi mahasiswa mereka juga datang ke sini dan mendapatkan degree dari IPB,” ujarnya.

Strategi Jangka Panjang Kampus

Melalui pembukaan Prodi Ilmu Lingkungan dan penguatan kerja sama internasional, Fahutan IPB University terus memperluas perannya. Selain itu, fakultas ini ingin menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan lingkungan global.

Dengan strategi tersebut, IPB University tidak hanya memperkuat posisi akademik, tetapi juga meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan.

(naf/kho)