TANGERANG, ifakta.co – Kondisi jalan di Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan sejumlah pengguna jalan. Pasalnya, ceceran tanah yang diduga berasal dari aktivitas kendaraan pengangkut material terlihat berserakan di badan jalan dan dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Ceceran tanah yang dibiarkan di badan jalan dikhawatirkan membuat permukaan jalan menjadi licin saat hujan. Sementara dalam kondisi kering, tanah tersebut dapat menimbulkan debu yang mengganggu jarak pandang dan kenyamanan masyarakat yang melintas.

Keluhan tersebut disampaikan Neni (34), warga Kronjo, yang melintas menuju arah Gandaria bersama keluarganya pada Minggu (8/11/2026). Ia mengaku terganggu dengan kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah.

” Iya, Bang. Saya tadi lewat, ceceran tanahnya memang banyak. Ini sangat berbahaya kalau hujan karena jalan bisa licin. Kalau kering, debunya juga sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Neni kepada ifakta.co.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Persoalan ini menjadi perhatian karena kebersihan, ketertiban, dan keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kondisi tersebut.

Apabila ceceran tanah berasal dari aktivitas pengangkutan material atau pekerjaan proyek, pihak pengangkut maupun penanggung jawab kegiatan perlu memastikan material tidak tercecer di jalan serta melakukan pembersihan secara berkala.

Selain itu, pemerintah desa diharapkan dapat melakukan teguran dan koordinasi kepada pihak yang aktivitasnya berdampak terhadap kebersihan serta keselamatan fasilitas umum.

Sementara itu, Kepala Desa Pagenjahan, H. Tabrani, saat dikonfirmasi mengenai kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah tersebut, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Masyarakat berharap pemerintah desa bersama pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk membersihkan ceceran tanah tersebut. Jangan sampai persoalan yang terkesan dibiarkan ini berujung pada kecelakaan dan merugikan pengguna jalan.

(sib/lex)