JAKARTA, ifakta.co – Film drama Yang Datang dan Yang Pergi menghadirkan kisah tentang hubungan keluarga, cinta, serta kenangan yang terus melekat meski waktu berlalu. Dian Sastrowardoyo memerankan Sinta, perempuan yang kehidupannya terhubung dengan sebuah guest house tua milik keluarganya. Namun, penginapan tersebut bukan sekadar tempat singgah. Bangunan itu menyimpan berbagai rahasia dan cerita dari orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan Sinta.

Triximages dan Dash Pictures memproduksi film ini dengan menggandeng Nurman Hakim serta Nan Achnas sebagai sutradara. Keduanya juga bekerja sama menyusun naskah cerita. Selain menghadirkan Dian Sastrowardoyo, film ini turut melibatkan Roy Sungkono dan Dimas Aditya dalam jajaran pemeran.

Cerita Yang Datang dan Yang Pergi bergerak melalui tiga periode waktu, yakni 1960-an, 1999, dan 2026. Perbedaan latar tersebut mempertemukan sejarah keluarga Sinta dengan berbagai peristiwa yang terjadi di guest house mereka. Dengan demikian, penonton akan mengikuti hubungan antara masa lalu dan masa kini melalui perjalanan hidup tokoh utamanya.

Sinopsis Film Yang Datang dan Yang Pergi

Sinta menjadi pusat cerita dalam film ini. Kisahnya menggunakan sudut pandang masa lalu yang kemudian terhubung dengan kehidupan pada masa sekarang. Melalui pengalaman Sinta, penonton mengenal orang-orang yang datang dan pergi dari guest house tua milik keluarganya.

Tempat tersebut menyimpan banyak memori. Setiap orang yang singgah membawa cerita, harapan, dan persoalan masing-masing. Selain itu, sejumlah pertemuan turut memengaruhi kehidupan pribadi Sinta serta hubungan dengan keluarganya.

Salah satu sosok penting dalam perjalanan Sinta ialah Banawa, teman masa kecilnya yang hadir kembali pada masa kini. Hubungan keduanya menyimpan kenangan dari masa lampau. Kehadiran Banawa pun membuka kembali cerita yang berkaitan dengan perjalanan hidup Sinta.

Namun, Banawa bukan satu-satunya laki-laki yang pernah mewarnai kehidupan perempuan tersebut. Beberapa pria lain juga datang dengan membawa harapan dan perasaan. Di antara mereka, ada yang menawarkan cinta, tetapi ada pula yang justru menghadirkan pengkhianatan.

Situasi tersebut memunculkan persoalan yang tidak hanya menyentuh kehidupan pribadi Sinta. Hubungan dengan orang-orang yang singgah di guest house turut membawa dampak bagi keluarganya. Karena itu, setiap pertemuan memiliki konsekuensi tersendiri dalam perjalanan cerita.

Film ini juga menghubungkan tiga periode waktu yang berbeda. Latar 1960-an memperkenalkan bagian dari sejarah keluarga. Selanjutnya, periode 1999 menghadirkan rangkaian peristiwa lain yang berkaitan dengan masa lalu. Sementara itu, latar 2026 membawa cerita menuju kehidupan Sinta pada masa kini.

Ketiga periode tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah tempat dapat menyimpan banyak kisah dari generasi ke generasi. Guest house keluarga menjadi penghubung berbagai pengalaman, termasuk cinta, harapan, dan pengkhianatan. Dengan pendekatan tersebut, Yang Datang dan Yang Pergi tidak hanya mengikuti perjalanan asmara Sinta, tetapi juga menelusuri hubungan antara sejarah keluarga dan pilihan hidup.

Daftar Pemeran Film Yang Datang dan Yang Pergi

Film drama ini menghadirkan sejumlah aktor dan aktris Indonesia. Berikut jajaran pemeran yang tercantum dalam informasi film:

  • Dian Sastrowardoyo
  • Roy Sungkono
  • Dimas Aditya
  • Retno Soetarto
  • Seteng Sadja
  • Goetheng Iku Ahkin

Daftar Tim Produksi Film Yang Datang dan Yang Pergi

Proses produksi film ini melibatkan sejumlah nama yang mengisi posisi penting di belakang layar. Berikut susunan tim produksinya:

  • Rumah produksi: Triximages dan Dash Pictures
  • Produser: Nurman Hakim, Nan Achnas, dan M. Rochadi
  • Sutradara: Nurman Hakim dan Nan Achnas
  • Penulis: Nurman Hakim dan Nan Achnas

Jadwal Tayang Film Yang Datang dan Yang Pergi

Penonton dapat menyaksikan Yang Datang dan Yang Pergi mulai 3 Desember 2026 di bioskop Indonesia. Film drama ini memiliki durasi 1 jam 52 menit dan menggunakan format tayangan 2D.

(naf/lex)