JAKARTA, ifakta.co – Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Bisnis dan Investasi Orsap Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Benyamin Patondok, mengapresiasi langkah aparat kepolisian dalam menangani dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Benyamin menilai, langkah cepat aparat dalam merespons persoalan tersebut merupakan bentuk keseriusan penegakan hukum. 

Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran hukum harus diproses secara profesional tanpa memandang jabatan maupun latar belakang pihak yang terlibat.

“Saya kira kita bersyukur karena aparat bersama seluruh elemen bertindak cepat. Prosesnya cepat dan tindakannya tepat. Saya kira semua orang menyayangkan kejadian seperti ini,” ujar Benyamin yang kerap disapa Bento itu kepada Ifakta.co melalui  sambungan telepon, Rabu (4/11/2026).

Ia mengaku terkejut dengan mencuatnya dugaan penyadapan yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Bento, penanganan perkara tersebut menjadi ujian bagi komitmen aparat dalam menegakkan hukum secara adil. Ia berharap langkah yang diambil dapat memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kebenaran akan mencari jalannya. Kita mengapresiasi Polri dan seluruh pemangku kepentingan yang berani mengambil langkah. Ini menjadi tanda bahwa kepercayaan rakyat bisa kembali tumbuh,” katanya.

Terkait spekulasi yang berkembang mengenai dugaan adanya pihak dari Solo yang memerintahkan penyadapan, Benyamin meminta semua pihak tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

Ia menegaskan, pengungkapan pihak yang bertanggung jawab serta motif di balik dugaan penyadapan tersebut harus diserahkan kepada aparat penegak hukum melalui proses penyelidikan.

“Kita tidak bisa menuduh orang. Biarlah aparat melakukan penyelidikan. Proses itulah yang nantinya membuktikan. Kita juga belum mengetahui motif di balik kejadian ini,” tegasnya.

Imbau Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional

Di tengah berkembangnya isu tersebut, Bento mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar, terutama di media sosial.

Ia mengingatkan agar dinamika politik tidak sampai mengganggu stabilitas nasional maupun konsentrasi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.

Menurutnya, masyarakat perlu memberikan kepercayaan kepada Polri dan TNI untuk menjaga keamanan negara sekaligus mendukung Presiden Prabowo dalam menjalankan agenda pemerintahan.

Bento menyebut sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah, di antaranya pemberantasan narkoba, korupsi, mafia tanah, serta berbagai praktik kejahatan yang merugikan masyarakat.

“Kita harus dewasa dalam melihat berbagai persoalan. Mari bersama-sama menjaga bangsa ini dan memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo beserta seluruh perangkatnya untuk memperbaiki Indonesia dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Sebagai kader Partai Gerindra, Benyamin juga menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia berharap Presiden tidak ragu mengambil keputusan tegas dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Menurut Sekjen DPP Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), keberanian pemerintah dalam menindak berbagai bentuk penyimpangan hukum merupakan bagian penting dari upaya melindungi kepentingan masyarakat.

Ia pun mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum yang bekerja menjaga keamanan dan memberantas kejahatan tanpa pandang bulu.

“Dukungan rakyat sangat dibutuhkan. Kita harus memberikan kepercayaan kepada Polri dan seluruh pimpinan TNI untuk menjaga stabilitas bangsa dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Bento yang juga menjabat Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta itu.

(tio/tio)