JAKARTA, ifakta.co – Tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut selama lebih dari tiga hari dikeluhkan warga RT 10 RW 4, Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kondisi tersebut menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat serta mencemari lingkungan.
Salah seorang warga mengaku hingga kini belum terlihat adanya aktivitas pengangkutan sampah oleh petugas kebersihan. Akibatnya, volume sampah terus bertambah setiap hari.
Iklan
“Iya, sudah lebih dari tiga hari sampah tidak kunjung diangkut petugas kebersihan. Kami khawatir tumpukan sampah akan menjadi sumber penyakit,” ujar warga RT.10 RW.4 Tebet Barat kepada ifakta.co, Minggu (28/6).
Menurut warga, tumpukan sampah yang dibiarkan berlarut-larut tidak hanya mengganggu kenyamanan akibat bau tak sedap, tetapi juga berpotensi menjadi sarang lalat, tikus, serta memicu penyebaran berbagai penyakit.
Atas kondisi tersebut, warga meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, khususnya Wali Kota Jakarta Selatan, segera mengevaluasi sistem pengelolaan dan pengangkutan sampah di wilayah Tebet Barat.
Mereka berharap persoalan tersebut mendapat penanganan cepat agar tidak terus berulang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
Selain itu, warga juga mendesak Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan untuk memastikan layanan pengangkutan sampah berjalan sesuai jadwal sehingga hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat dapat terpenuhi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan belum memberikan tanggapan terkait penyebab terhambatnya pengangkutan sampah maupun langkah penanganan yang akan dilakukan di wilayah Tebet Barat.
(Jo)


