JAKARTA, ifakta.co – Basarnas memperkuat operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa. Sebanyak 22 penyelam tambahan dikerahkan untuk membantu pencarian di bawah laut pada Selasa (22/9).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, puluhan penyelam tersebut diberangkatkan menuju Banjarmasin menggunakan KRI Nala.
KRI Nala sebelumnya menjalani proses bekal ulang di Surabaya. Setelah itu, kapal kembali menuju wilayah operasi untuk mendukung pencarian korban KM Virgo Transport 8.
Iklan
“Besok (hari ini) KRI Nala akan bergabung kembali setelah selesai melaksanakan bekal ulang di Surabaya, kembali kemungkinan jam 6 atau jam 7 sudah ada di daerah operasi,” kata Sudayana dalam konferensi pers, Senin (21/9) malam.
Menurut Sudayana, KRI Nala membawa 22 personel penyelam. Dengan tambahan tersebut, jumlah penyelam yang terlibat dalam operasi pencarian di lapangan mencapai sekitar 34 orang.
“Nah KRI Nala membawa 22 tim penyelam, sehingga tim penyelam yang ada di lapangan itu kurang lebih berjumlah 34 orang tim penyelam,” sambungnya.
Basarnas berharap kondisi laut yang lebih bersahabat dapat membantu proses pencarian. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang laut diperkirakan berada dalam kondisi rendah.
Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan ruang bagi tim penyelam untuk melakukan pencarian secara lebih maksimal. Terlebih, Basarnas menduga masih terdapat korban yang terjebak di dalam badan kapal.
Sudayana mengatakan tim pencarian berharap kondisi laut benar-benar tenang agar proses penyelaman dan evakuasi dapat berlangsung lebih aman serta efektif.
“Kalau kami mengharapkan sih flat ya, flat, jadi tidak ada gelombang datar gitu kan, nah ini lebih lebih memudahkan kita dalam pergerakan di lapangan. Tapi kita bersyukur besok (hari ini) cuacanya sudah mulai membaik. Mudah-mudahan tim yang bekerja di lapangan lebih bisa lebih maksimal dalam hal proses evakuasi yang dilaksanakan,” tutur dia.
Hingga Senin (21/9), Basarnas telah menemukan 123 korban dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, 15 orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 120 orang yang belum ditemukan. Tim gabungan kini terus melakukan pencarian, termasuk melalui penyelaman di sekitar lokasi kapal ditemukan.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita.
Kapal tersebut berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9). Dalam perjalanan, kapal diduga menghadapi cuaca buruk hingga akhirnya kehilangan kontak.
Pada hari yang sama, tim menemukan KM Virgo Transport 8 dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa.
Operasi pencarian kemudian terus dilakukan untuk menemukan seluruh korban. Penambahan 22 penyelam melalui KRI Nala diharapkan dapat memperluas dan memperkuat pencarian di bawah laut, terutama untuk menemukan korban yang diduga masih berada di dalam badan kapal.
(sib/lex)



