KEPRI, ifakta.co – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), mengalami peningkatan. Kondisi tersebut terjadi di tengah kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna mencatat 251 kasus ISPA dalam beberapa minggu terakhir. Peningkatan kasus terjadi di sejumlah wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Imam Syafari, mengatakan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan melaporkan kenaikan kasus.
Iklan
“Menurut unit fasilitas pelayanan kesehatan dan per Puskesmas ada beberapa terjadi peningkatan,” kata Imam saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com pada Kamis (3/9).
Imam belum dapat memastikan secara rinci jumlah siswa yang turut mengalami ISPA akibat paparan asap karhutla dari Kalimantan. Saat ini, Dinas Kesehatan masih mengumpulkan data dari setiap wilayah Puskesmas.
Menurut Imam, pencatatan berdasarkan wilayah diperlukan untuk melihat perkembangan kasus secara lebih jelas. Karena itu, pihaknya masih melakukan penarikan data dari masing-masing Puskesmas.
Dia menjelaskan, kasus ISPA pada minggu ke-33 hingga ke-34 di Kabupaten Natuna sempat mengalami penurunan. Jumlah kasus turun dari 251 menjadi 225 kasus.
Meski demikian, sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan Puskesmas justru mencatat peningkatan kasus di wilayah masing-masing.
“Kita mau tarik data dulu per wilayah puskesmas ya,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, peningkatan kasus ISPA terjadi di sejumlah Puskesmas. Berikut rinciannya:
- Puskesmas Kelarik: dari 9 kasus menjadi 17 kasus.
- Puskesmas Pulau Tiga: dari 2 kasus menjadi 6 kasus.
- Puskesmas Tanjung: dari 10 kasus menjadi 11 kasus.
- Puskesmas Bunguran Tengah: dari 23 kasus menjadi 30 kasus.
- Puskesmas Bunguran Selatan: dari 26 kasus menjadi 30 kasus.
- Puskesmas Serasan: dari 20 kasus menjadi 23 kasus.
- Puskesmas Suak Midai: dari 0 kasus menjadi 4 kasus.
Data tersebut menunjukkan kenaikan kasus ISPA di sejumlah wilayah Natuna ketika asap karhutla dari Kalimantan berdampak terhadap kualitas udara. Dinas Kesehatan masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui perkembangan kasus di setiap wilayah Puskesmas.
(sib/lex)



