JAKARTA, ifakta.co – Jagung menjadi salah satu bahan pangan yang akrab di meja makan masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan, bahan makanan ini juga memiliki rasa manis alami dan dapat diolah menjadi beragam hidangan, mulai dari jagung rebus, sup, tumisan, hingga camilan sehat.
Namun, keunggulan jagung tidak berhenti pada cita rasanya. Umbi biji berwarna kuning ini juga menyimpan banyak zat gizi yang berperan menjaga kesehatan tubuh. Berkat kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, jagung mampu mendukung berbagai fungsi organ sekaligus membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit.
Meski demikian, manfaat tersebut akan lebih optimal jika jagung diolah dengan cara sehat, seperti direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa tambahan garam maupun mentega berlebihan.
Iklan
Kandungan Nutrisi Jagung
Dalam sekitar 100 gram jagung matang terkandung sekitar 80–100 kalori. Selain itu, jagung juga menyediakan berbagai nutrisi penting, antara lain:
- Karbohidrat kompleks
- Serat pangan
- Protein nabati
- Vitamin C
- Vitamin B kompleks
- Kalium
- Magnesium
- Fosfor
- Lutein
- Zeaxanthin
- Asam fenolat
- Antosianin
Kombinasi nutrisi tersebut membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Manfaat Jagung bagi Kesehatan
1. Membantu menjaga kesehatan mata
Jagung mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu antioksidan yang banyak ditemukan pada jaringan retina. Kedua senyawa tersebut membantu melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar dan radikal bebas.
Selain itu, konsumsi makanan yang kaya lutein juga dikaitkan dengan penurunan risiko degenerasi makula dan katarak seiring bertambahnya usia.
2. Melancarkan sistem pencernaan
Kandungan serat pada jagung membantu memperlancar pergerakan usus. Karena itu, konsumsi jagung dapat mengurangi risiko sembelit sekaligus menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran cerna.
Di samping itu, asupan serat yang cukup juga berperan menjaga kesehatan usus besar dan membantu proses penyerapan nutrisi berlangsung lebih optimal.
3. Membantu mengendalikan tekanan darah
Jagung mengandung kalium dan magnesium yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh serta membantu kerja pembuluh darah.
Oleh sebab itu, konsumsi jagung sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, sebaiknya hindari tambahan garam berlebihan agar manfaat tersebut tidak berkurang.
4. Menangkal radikal bebas
Berbagai antioksidan dalam jagung, seperti vitamin C, asam fenolat, dan antosianin, membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Karena itu, konsumsi jagung secara rutin dapat mendukung kesehatan tubuh sekaligus membantu memperlambat proses penuaan sel.
5. Menjaga kekuatan tulang
Jagung juga menjadi sumber fosfor yang berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi. Mineral ini bekerja bersama kalsium untuk menjaga kepadatan tulang.
Selain itu, asupan fosfor yang cukup membantu mempertahankan fungsi tulang selama proses penuaan.
6. Mendukung kesehatan suasana hati
Magnesium yang terdapat dalam jagung ikut berperan menjaga fungsi sistem saraf dan otak. Mineral ini membantu proses penghantaran sinyal saraf sekaligus mendukung produksi berbagai zat kimia yang berkaitan dengan suasana hati.
Karena itu, kebutuhan magnesium yang terpenuhi dapat membantu tubuh mengurangi risiko gangguan mood dan menjaga kesehatan mental.
Cara Mengonsumsi Jagung agar Nutrisinya Tetap Terjaga
Jagung sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk yang minim proses agar kandungan gizinya tetap optimal. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:
- Merebus atau mengukus jagung hingga matang.
- Memanggang jagung tanpa tambahan mentega berlebihan.
- Menambahkan pipilan jagung ke dalam sup atau salad.
- Menggunakan jagung sebagai pengganti sebagian porsi nasi untuk variasi sumber karbohidrat.
Sebaliknya, batasi konsumsi jagung yang diolah menjadi makanan tinggi gula, garam, atau lemak karena dapat meningkatkan asupan kalori.
(naf/lex)



