3. Langkah-Langkah

Langkah-langkah menjadi inti teks prosedur. Penulis harus menyusun tahapan secara runtut agar pembaca tidak bingung saat mempraktikkannya.

4. Penutup

Bagian penutup biasanya berisi simpulan, manfaat, atau saran tambahan setelah proses selesai dilakukan.

Ciri-Ciri Teks Prosedur

Teks prosedur mempunyai beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis teks lain. Berikut ciri-cirinya:

Iklan

  • Menggunakan kalimat perintah atau imperatif.
  • Memiliki langkah-langkah yang runtut.
  • Menggunakan kata kerja aktif.
  • Mengandung konjungsi temporal seperti kemudian, setelah itu, dan selanjutnya.
  • Bersifat informatif dan mudah dipahami.
  • Menggunakan kata keterangan waktu, jumlah, atau ukuran.

Selain itu, teks prosedur juga bersifat universal. Artinya, siapa pun dapat mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan.

Jenis-Jenis Teks Prosedur

Teks prosedur dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat kerumitannya.

1. Teks Prosedur Sederhana

Jenis ini hanya memiliki sedikit langkah dan prosesnya mudah dilakukan.

Contoh:

  • Cara menyalakan lampu
  • Cara menghidupkan komputer

2. Teks Prosedur Protokol

Jenis prosedur ini lebih fleksibel karena langkah-langkahnya tidak harus dilakukan secara berurutan.

Contoh:

  • Cara memasak mi instan
  • Cara membersihkan kamar

3. Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks memiliki banyak tahapan dan membutuhkan alat atau bahan lebih lengkap.

Contoh:

  • Cara membuat kue
  • Cara membuat kerajinan tangan

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Dalam penulisannya, teks prosedur menggunakan beberapa kaidah kebahasaan tertentu.

Kalimat Imperatif

Kalimat ini digunakan untuk memberi perintah atau instruksi.

Contoh:

  • Masukkan gula ke dalam panci.
  • Aduk hingga merata.

Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal berfungsi menghubungkan urutan langkah.

Contoh:

  • Kemudian
  • Setelah itu
  • Selanjutnya

Kata Kerja Aktif

Teks prosedur juga memakai kata kerja aktif agar instruksi terlihat jelas.

Contoh:

  • Mengaduk
  • Memotong
  • Merebus

<!–nextpage–>

Contoh Teks Prosedur dan Strukturnya

Cara Membuat Agar-Agar Swallow

Tujuan

Agar-agar menjadi salah satu makanan penutup yang disukai banyak orang. Selain rasanya manis, teksturnya juga lembut dan menyegarkan. Berikut cara membuat agar-agar Swallow yang praktis dan mudah.

Alat dan Bahan

  • 1 bungkus agar-agar Swallow
  • 500 ml air
  • 3 sendok makan gula
  • Perisa vanila secukupnya
  • Potongan buah sesuai selera

Langkah-Langkah

  1. Pertama, siapkan semua bahan.
  2. Setelah itu, masukkan bubuk agar-agar ke dalam panci.
  3. Tambahkan air dan gula, lalu aduk hingga merata.
  4. Selanjutnya, nyalakan kompor dengan api sedang sambil terus mengaduk campuran agar-agar.
  5. Setelah mendidih, tambahkan perisa vanila agar aromanya lebih harum.
  6. Kemudian, tuang agar-agar ke dalam cetakan.
  7. Tambahkan potongan buah jika ingin tampilan lebih menarik.
  8. Diamkan beberapa menit hingga suhu menurun.
  9. Setelah itu, simpan dalam kulkas sampai agar-agar mengeras.
  10. Terakhir, keluarkan agar-agar dari cetakan dan sajikan.

Agar-agar Swallow sangat mudah dibuat di rumah. Selain praktis, makanan ini juga cocok disajikan saat cuaca panas atau acara keluarga. Jika mengikuti langkah-langkah dengan benar, hasil agar-agar akan terasa lembut dan lezat.

(naf/lex)