JAKARTA, ifakta.co – Upaya meningkatkan pelayanan sekaligus menjamin rasa aman bagi masyarakat terus dilakukan Terminal Kalideres, Jakarta Barat.

Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan ialah pemeriksaan standar pelayanan minimum terhadap armada angkutan umum yang beroperasi di kawasan tersebut.

Pemeriksaan itu menyasar berbagai moda transportasi, mulai dari TransJakarta reguler, TransJakarta tujuan bandara, hingga armada Mikrotrans.

Iklan

Langkah ini dilakukan agar seluruh kendaraan yang melayani masyarakat tetap berada dalam kondisi layak jalan dan memenuhi standar keselamatan.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan pengecekan difokuskan pada kelengkapan administrasi kendaraan dan legalitas operasional armada.

Menurut dia, petugas memeriksa sejumlah dokumen penting seperti surat-surat kendaraan, buku KIR, kartu pengawasan (KPS), hingga masa berlaku seluruh izin operasional.

Libatkan Dishub DKI dan Sudin Jakarta Barat

Prasetyo menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Bidang Angkutan Jalan Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta serta Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat.

Kolaborasi antarinstansi ini dinilai penting agar proses pengawasan berjalan maksimal dan seluruh armada yang beroperasi benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku.

Selain pemeriksaan administrasi, petugas juga melakukan pengecekan fisik kendaraan secara menyeluruh guna memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga.

“Semua kami cek kondisi di dalam bus mulai kebersihan, lampu dan lain-lainnya,” ujarnya kepada ifakta.co, Selasa (21/4).

Pastikan Armada Bersih dan Layak Operasi

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menilai kebersihan interior kendaraan, fungsi lampu penerangan, kelengkapan fasilitas, hingga kondisi umum armada.

Pengecekan rutin seperti ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas layanan transportasi publik di Ibu Kota, terutama di terminal yang menjadi titik mobilitas tinggi seperti Kalideres.

Dengan armada yang bersih, aman, dan tertib administrasi, masyarakat diharapkan semakin percaya menggunakan kendaraan umum sebagai pilihan transportasi harian.

Prasetyo berharap kegiatan pengawasan yang dilakukan secara berkala dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan pihak terminal akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar pengguna transportasi umum merasa nyaman sejak tiba di terminal hingga sampai ke tujuan.

“Semaksimal mungkin kita selalu berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang menggunakan transfortasi umum,” pungkasnya.

(my/my)