JAKARTA, ifakta,co – Folarin Balogun menjelma menjadi sorotan pada laga pembuka Piala Dunia 2026 setelah mengantar Amerika Serikat menang telak 4-1 atas Paraguay di Stadion SoFi, Los Angeles, Sabtu (13/6).
Pada pertandingan itu, Balogun tampil sebagai ujung tombak yang dipercaya pelatih Mauricio Pochettino dan membayar kepercayaan tersebut dengan dua gol yang mengokohkan keunggulan AS.
Balogun membuka ancaman sejak babak pertama dengan upaya yang sempat tercatat sebagai gol pada menit ke-28, namun wasit menganulirnya setelah bukti menunjukkan Christian Pulisic, kreator serangan, berada dalam posisi offside.
Iklan
Meski begitu, penyerang 24 tahun ini tetap menyumbang dua gol resmi yang menjadi faktor penentu kemenangan besar AS atas Paraguay.
Lahir di Brooklyn, New York, Balogun mulai berlabuh di akademi Arsenal sejak usia delapan tahun. Namun, kesempatan menembus skuad utama The Gunners tak datang deras.
Antara 2020 hingga 2023, Balogun tercatat hanya mendapat dua kesempatan bermain untuk Arsenal. Selain itu, ia menghabiskan periode sebagai pemain pinjaman, termasuk di Middlesbrough dan Reims.
Selama masa peminjaman di Reims pada musim 2022/2023, Balogun mencetak 21 gol dari 37 penampilan di Liga Prancis. Namun, pencapaian itu belum menjamin tempatnya sebagai starter di Arsenal.
Balogun sempat menjalani trial bersama Tottenham Hotspur sebelum bergabung ke akademi Arsenal. Akhirnya, pada musim 2023/2024, ia dipinjamkan ke AS Monaco.
Hingga kini total catatan Balogun di Monaco mencapai 31 gol dari 91 laga, sebuah statistik yang menunjukkan perkembangan konsistensi performanya.
4-1 atas Paraguay menempatkan AS sebagai tuan rumah yang tampil garang di awal Piala Dunia 2026, disusul rekor pertandingan lain di grup yang sama: Meksiko menang 2-0 atas Paraguay, sedangkan Kanada hanya meraih imbang 1-1 kontra Bosnia dan Herzegovina.
Dengan dua gol ini, Balogun menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu edisi Piala Dunia sejak Bert Patenaude yang mengemas hattrick melawan Paraguay pada Piala Dunia 1930.
Kepercayaan publik kepada skuad AS meningkat setelah laga ini, terutama menjelang pertandingan kedua Grup D melawan Australia yang dijadwalkan pada Sabtu (20/6) mendatang.
(ris/my)



