JAKARTA, ifakta.co – Pengumuman resmi dari situs mypertamina.id mengonfirmasi lonjakan harga ini efektif per 18 April 2026. Konsumen kini membayar lebih untuk bahan bakar berkualitas tinggi, sementara opsi murah tetap terjangkau.

Pertamax Turbo melonjak paling signifikan. Produk ini kini dijual Rp19.400 per liter, naik tajam dari Rp13.100 per liter sepanjang Maret lalu.

Dexlite juga mengalami kenaikan serupa. Harga barunya mencapai Rp23.600 per liter, berbanding terbalik dengan Rp14.200 per liter pada periode sebelumnya. Sementara itu, Pertamina Dex dibanderol Rp23.900 per liter, naik dari Rp14.500 per liter di Maret.

Iklan

Langkah ini mencerminkan penyesuaian pasar global, meski Pertamina memilih strategi bertahap.

Di sisi lain, perusahaan negara ini mempertahankan harga BBM subsidi tanpa perubahan. Pertalite masih Rp10.000 per liter, memberikan keringanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Solar pun tetap di Rp6.800 per liter, mendukung sektor transportasi dan industri.

Pertamax juga lolos dari kenaikan, dengan harga stabil Rp12.300 per liter. Keputusan ini menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional dan aksesibilitas publik.

(jo/my)