JAKARTA, ifakta.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (27/8/2026).

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah daerah. Peringatan dini tersebut berlaku dalam periode 26 hingga 28 Agustus 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah berstatus Waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Iklan

BMKG memastikan tidak ada wilayah yang berada pada status Siaga pada Kamis ini. Selain itu, tidak terdapat wilayah yang masuk kategori Awas untuk potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

BMKG mencatat sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yakni Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Masyarakat di wilayah tersebut diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.

Potensi hujan lebat hari ini juga dapat memicu dampak lanjutan, terutama di daerah yang memiliki kerawanan terhadap genangan, banjir, maupun gangguan aktivitas transportasi.

Selain hujan, angin kencang berpotensi terjadi di Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

El Niño Sangat Kuat Masih Memengaruhi Cuaca

BMKG menyebut kondisi atmosfer Indonesia dalam sepekan ke depan secara umum masih cenderung kering. Situasi tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Niño yang berada dalam kategori sangat kuat serta Indian Ocean Dipole atau IOD positif yang masih bertahan.

Kondisi tersebut sejalan dengan prakiraan curah hujan untuk periode Agustus III hingga September II 2026. Secara umum, curah hujan diprediksi berada dalam kategori rendah hingga menengah.

“Curah hujan kategori rendah masih mendominasi sebagian besar wilayah, meliputi sebagian Sumatra terutama bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, serta sebagian Papua,” tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 25-31 Agustus 2026.

Meski demikian, BMKG menegaskan kondisi atmosfer regional tetap dapat memicu pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.

Gangguan Atmosfer Picu Pertumbuhan Awan Hujan

Salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kondisi cuaca Indonesia adalah aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial. Fenomena tersebut diprakirakan masih aktif di sekitar Samudra Pasifik utara Papua, Maluku Utara, Laut Sulawesi, Sulawesi Utara, hingga pesisir utara Papua Barat Daya.

Selain itu, keberadaan Bibit Siklon Tropis 97W di Samudra Pasifik utara Papua turut mendukung pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi di sekitar Papua hingga Laut Filipina.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pengumpulan dan pengangkatan massa udara. Akibatnya, peluang terbentuknya awan konvektif dan hujan di wilayah sekitarnya juga meningkat.

Potensi pertumbuhan awan hujan juga dipengaruhi oleh pembentukan daerah konvergensi di sejumlah kawasan Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Sementara itu, labilitas atmosfer yang cukup kuat di sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan, serta Papua bagian tengah dan kawasan pegunungan turut mendukung pertumbuhan awan hujan.

BMKG mengingatkan bahwa meskipun El Niño sangat kuat dan IOD positif masih mendominasi kondisi atmosfer, potensi hujan dengan intensitas yang bervariasi tetap dapat terjadi secara lokal dan sporadis.

Karena itu, masyarakat diminta terus memantau informasi cuaca terbaru, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan potensi hujan lebat dan angin kencang.

(yes/fza)

Iklan