SEMARANG, ifakta.co – Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat jejaring internasional dengan menerima kunjungan Kedutaan Besar India di Jakarta pada Senin (4/5). Melalui pertemuan ini, kedua pihak langsung menjajaki peluang kolaborasi di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Delegasi Kedutaan Besar India menghadirkan Mr. Kamal Khurana selaku Director Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC), Mr. Sunil Karamchandani sebagai Teacher of Indian Culture JNICC, serta Mr. Azis sebagai Cultural Administration Executive.

Sementara itu, pihak UNNES menerima rombongan melalui Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Nur Qudus, M.T., bersama jajaran Kantor Urusan Internasional (KUI) dan pimpinan fakultas.

Iklan

Tawarkan Program ICCR dan ITEC

Dalam pertemuan tersebut, Mr. Kamal Khurana langsung menawarkan peluang konkret melalui program ICCR (Indian Council for Cultural Relations) dan ITEC (Indian Technical and Economic Cooperation). Program ini membuka akses bagi dosen untuk mengikuti pelatihan di berbagai institusi di India.

Selain itu, durasi program cukup fleksibel, mulai dari dua minggu hingga beberapa bulan. Karena itu, peserta dapat menyesuaikan kebutuhan pengembangan kapasitas masing-masing.

Menanggapi hal ini, Prof. Nur Qudus menyampaikan respons positif sekaligus mendorong tindak lanjut di tingkat fakultas.

“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini dan akan menindaklanjuti peluang dengan mengidentifikasi bidang yang relevan serta mendorong partisipasi dosen di tingkat fakultas,” ungkap Prof. Nur Qudus.

Fasilitas Lengkap dan Bidang Beragam

Program yang ditawarkan tidak hanya fokus pada pelatihan. Namun, penyelenggara juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung. Peserta akan memperoleh tiket perjalanan internasional, akomodasi, biaya pelatihan, hingga tunjangan hidup selama program berlangsung.

Di sisi lain, bidang yang tersedia juga sangat beragam. Program ini mencakup teknologi informasi, kecerdasan buatan, manajemen, pendidikan, teknik, bahasa Inggris, kesehatan dan yoga, hingga lingkungan dan energi terbarukan.

Dengan demikian, peluang ini dapat menjangkau berbagai disiplin ilmu di lingkungan UNNES.

Perkuat Pertukaran Budaya dan Akademik

Selain agenda kerja sama, kunjungan ini juga menghadirkan kegiatan akademik. Mr. Sunil Karamchandani mengisi kuliah umum di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) yang diikuti sekitar 400 mahasiswa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Curtain Raiser 100 Days Countdown International Day of Yoga (IDY) 2026. Karena itu, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga mengenal budaya India secara langsung.

Kunjungi India Corner UNNES

Sebagai penutup, rombongan mengunjungi Rumah Ilmu UNNES. Di lokasi ini, delegasi meninjau India Corner yang berfungsi sebagai pusat informasi budaya dan pendidikan India.

Melalui kunjungan tersebut, kedua pihak memperkuat komitmen untuk memperluas kolaborasi. Selain itu, interaksi ini juga membuka peluang pertukaran budaya yang lebih intens di masa depan.

Dengan langkah ini, UNNES terus mendorong internasionalisasi pendidikan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas dosen, tetapi juga memperkaya pengalaman akademik dan budaya sivitas kampus.

(naf/tio)