TANGERANG, ifakta.co – Kepala Desa Kronjo, Nurjaman, terkesan mengabaikan konfirmasi wartawan terkait dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Pulo Cangkir yang mencatut nama Karang Taruna Kronjo.
Hingga berita ini diterbitkan, Nurjaman belum memberikan keterangan resmi meskipun telah dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan terkait polemik karcis masuk yang dikeluhkan pengunjung.
Sebelumnya, dalam forum Forkopimcam yang digelar pada Rabu (25/3/2026), Nurjaman sempat menyinggung persoalan tersebut. Namun, ia hanya menyatakan bahwa dirinya tidak menerima aliran dana dari hasil penjualan karcis tersebut.
Iklan
“Saya tidak seperak pun menerima uang dari karcis itu,” ujarnya singkat dalam forum tersebut.
Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat karcis masuk yang beredar di kawasan wisata Pulo Cangkir disebut-sebut mengatasnamakan Karang Taruna Kronjo.
Warga dan pengunjung berharap adanya kejelasan serta transparansi dari pihak terkait, termasuk pemerintah desa, guna memastikan tidak adanya praktik pungli yang merugikan masyarakat serta mencoreng citra kawasan wisata tersebut.
(Sb-Alex)


