Nampak atap bangunan mushola di Dukuh Jetis Desa Semare Kecamatan Berbek porak poranda diterjang angin puting beliung yang merobohkan pohon jati di sekitar area mushola.
NGANJUK, iFakta.co – Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Semare, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Rabu (4/3/2026) sore. Terjangan angin kencang tersebut merusak sebuah mushola setelah sebatang pohon jati tumbang dan menimpa bagian atap bangunan.
Akibat kejadian itu, struktur atap mushola hancur dan roboh. Meski demikian, tidak ada korban jiwa karena mushola dalam kondisi kosong saat peristiwa terjadi.
Iklan
Kepala Desa Semare, Joko Suprianto, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa angin datang secara tiba-tiba dengan kekuatan cukup besar.
“Angin yang kencang mengakibatkan sebatang pohon jati tumbang dan menimpa mushola,” ujar Joko saat dikonfirmasi, Rabu sore.
Menurutnya, peristiwa tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Pasalnya, mushola itu menjadi salah satu sarana ibadah penting bagi masyarakat Desa Semare.
Kerusakan yang ditimbulkan tergolong parah. Seluruh bagian atap roboh akibat benturan keras dan beban pohon jati yang tumbang. Selain itu, sebagian dinding bangunan juga mengalami kerusakan karena guncangan saat pohon ambruk.
“Tadi anginnya sangat kencang. Pohon jati roboh dan langsung menimpa mushola. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas di dalamnya, sehingga tidak ada korban,” jelas Joko Suprianto
Ia menambahkan, hanya mushola tersebut yang terdampak dalam peristiwa angin puting beliung di Desa Semare.
“Di Desa Semare hanya mushola itu yang terdampak,” tegasnya.
Saat ini, pemerintah desa bersama warga bergotong royong membersihkan material bangunan dan batang pohon yang menimpa mushola. Selain itu, aparat desa juga melakukan pendataan dan evaluasi tingkat kerusakan untuk menentukan langkah perbaikan selanjutnya.
Pihak desa mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
(may).
