JAKARTA, ifakta.co – Pemutaran film Laut Bercerita melalui kegiatan nonton bareng (nobar) menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk mengenali kembali sejarah, pengorbanan, dan perjuangan pemuda dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Ketua Umum KOPI Indonesia, Zuhad Aji Firmantoro, menilai kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar menyaksikan film bersama. Menurutnya, film Laut Bercerita dapat mengingatkan generasi muda tentang besarnya kontribusi pemuda dalam mendorong perubahan, termasuk dalam dinamika politik nasional.
“Melalui film ini, kita ingin mengajak anak-anak muda untuk kembali merefleksikan bahwa perjuangan pemuda sejak dahulu memiliki peran besar dan patut diperhitungkan dalam perpolitikan di tingkat nasional,” ujarnya setelah kegiatan nobar.
Zuhad mengapresiasi kualitas film Laut Bercerita yang mengangkat kisah perjuangan, keberanian, dan pengorbanan. Ia berharap pesan yang tersaji dalam film tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi muda dalam memahami perjalanan sejarah Indonesia.
Tidak hanya menyoroti pesan film, Zuhad juga memberikan penghargaan kepada insan perfilman nasional yang terus menghasilkan karya dengan mengangkat persoalan sejarah, sosial, dan perjuangan bangsa.
“Ini juga menjadi bentuk apresiasi kami terhadap dunia perfilman Indonesia. Film seperti Laut Bercerita tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan sejarah dan nilai perjuangan yang penting untuk diketahui generasi muda,” katanya.
Lebih jauh, ia berharap industri perfilman Indonesia terus tumbuh dan menghadirkan karya-karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi serta membangun kesadaran masyarakat.
Menurut Zuhad, film yang mengangkat sejarah dan realitas sosial memiliki peran penting dalam memperluas wawasan generasi muda. Melalui karya semacam itu, masyarakat dapat memahami berbagai peristiwa masa lalu sekaligus mengambil pelajaran untuk menghadapi tantangan masa depan.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak melupakan semangat perjuangan para pendahulu. Nilai keberanian, solidaritas, dan kepedulian terhadap bangsa perlu terus dijaga serta diwujudkan melalui kontribusi nyata.
“Harapan kami, perjuangan para pemuda zaman dahulu bisa menjadi arah dan contoh perjuangan yang baik bagi anak-anak muda sekarang. Jangan sampai generasi muda kehilangan semangat untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tambahnya.
Pada akhir kegiatan, Zuhad menyampaikan seruan “Anak Muda Dukung Anak Muda”. Slogan tersebut menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas, membangun kolaborasi, serta memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda untuk mengambil peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Anak Muda Dukung Anak Muda. Kita harus saling mendukung, memberikan ruang, dan memperkuat peran anak muda agar bisa mengambil bagian dalam menentukan masa depan bangsa,” serunya.
Kegiatan nobar tersebut turut dihadiri kalangan aktivis dan masyarakat umum. KOPI Indonesia berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk lebih mengenal sejarah, menghargai karya perfilman nasional, serta menumbuhkan kembali semangat perjuangan.
Melalui pesan yang dihadirkan film Laut Bercerita, KOPI Indonesia juga mengajak anak muda untuk tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi ikut mengambil bagian dalam membangun masa depan Indonesia.
(mam/mam)
























