TANGERANG, ifakta.coPemerintah Kabupaten Tangerang berharap pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) Tahun 2026 mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong terwujudnya desa dan kelurahan yang mandiri serta berkelanjutan.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, saat menghadiri acara serah terima peserta KKM Uniba Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (7/7/2026).

Menurut Soma, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan di tingkat desa maupun kelurahan.

Iklan

“Saya berharap mahasiswa Uniba mampu menjadi agen perubahan yang dapat mendorong lahirnya desa dan kelurahan yang mandiri serta berkelanjutan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Soma.

Ia menjelaskan, tema KKM Uniba tahun ini, yakni Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pendidikan, Ekonomi Lokal, Sosial Budaya, Lingkungan, dan Tata Kelola Desa/Kelurahan Menuju Desa/Kelurahan Mandiri dan Berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Menurutnya, pelaksanaan KKM bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berpartisipasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Melalui KKM, mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang inovatif sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.

Soma menambahkan, Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar di berbagai sektor yang dapat berkembang lebih optimal apabila didukung kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

Ia menilai sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas.

“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas generasi yang dipersiapkan untuk melanjutkan pembangunan tersebut,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Soma juga mengingatkan seluruh peserta KKM agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, disiplin, serta mampu menyesuaikan diri dengan budaya dan kehidupan masyarakat selama menjalankan pengabdian.

Ia meminta mahasiswa membangun komunikasi yang baik, menghormati nilai-nilai lokal, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan menghadirkan inovasi sederhana yang memberikan manfaat nyata.

Di akhir sambutannya, Soma menyampaikan apresiasi kepada Universitas Bina Bangsa yang kembali memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan KKM.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Bina Bangsa atas kepercayaannya menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai mitra pengabdian kepada masyarakat. Semoga kerja sama ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Bina Bangsa, Gatot Hartoko, mengungkapkan sebanyak 1.948 mahasiswa diterjunkan untuk mengikuti KKM di berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Tangerang.

Menurut Gatot, para mahasiswa akan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, sosial budaya, hingga tata kelola pemerintahan desa.

Selain itu, mahasiswa juga akan menjalankan sejumlah program unggulan seperti pengembangan website desa, pendampingan digitalisasi pembayaran bagi pelaku UMKM, hingga layanan konsultasi hukum kepada masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah terus memberikan arahan dan dukungan sehingga seluruh program KKM dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata, serta menghasilkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Gatot.

(sib/lex)

Iklan