JAKARTA, ifakta.co – Prostat adalah kelenjar pada sistem reproduksi pria yang terletak di bawah kandung kemih dan berfungsi menghasilkan sebagian cairan semen. Seiring bertambahnya usia, organ ini rentan mengalami gangguan, terutama pada pria berusia di atas 50 tahun.
Gangguan prostat umumnya ditandai dengan sering buang air kecil, terutama pada malam hari, sulit buang air kecil, aliran urine lemah, nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi, hingga muncul darah pada urine atau air mani. Keluhan tersebut sebaiknya tidak diabaikan dan perlu segera diperiksakan ke dokter.
Penyebab penyakit prostat beragam, mulai dari proses penuaan, infeksi bakteri, hingga pertumbuhan sel abnormal seperti kanker prostat. Faktor risiko meliputi usia lanjut, riwayat keluarga, obesitas, pola hidup tidak sehat, dan kebiasaan merokok.
Iklan
Penanganan dilakukan sesuai penyebabnya, mulai dari perubahan pola hidup, pemberian obat-obatan, antibiotik untuk infeksi, hingga tindakan operasi atau terapi kanker bila diperlukan.
“Segera lakukan pemeriksaan dini jika mengalami gejala yang di rasa lain. Karna pengobatan dini lebih baik sebelum menjadi sumber penyakit,” jelas dokter Tiwi, yang juga lulusan Universitas Yarsi kepada ifakta.co (24/7).
Dokter mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Deteksi dini menjadi kunci agar gangguan prostat dapat ditangani lebih cepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
(fa/fza)
