JAKARTA, ifakta.co – MotoGP Mandalika di Sirkuit Pertamina Mandalika menyimpan catatan menarik sejak pertama kali digelar pada 2022. Sampai musim 2025, tidak ada satu pun pembalap yang mampu meraih kemenangan dalam dua edisi secara beruntun.
Setiap musim justru menghadirkan nama berbeda di posisi teratas. Tradisi tersebut berpeluang kembali terjadi pada MotoGP Mandalika 2026.
Sejak 2022, Miguel Oliveira menjadi pembalap pertama yang meraih kemenangan di Mandalika. Pada tahun berikutnya, Pecco Bagnaia mengambil alih posisi juara.
Iklan
Jorge Martin kemudian menjadi pemenang pada 2024. Setahun setelahnya, Fermin Aldeguer mencatatkan namanya sebagai juara MotoGP Mandalika 2025.
Rangkaian tersebut menunjukkan satu pola yang konsisten. Dalam empat edisi terakhir, MotoGP Mandalika selalu menghasilkan juara berbeda.
Aldeguer Hadapi Tantangan Berat
Fermin Aldeguer sebenarnya memiliki peluang untuk mematahkan tradisi tersebut. Ia merupakan juara bertahan setelah memenangkan balapan di Mandalika pada 2025.
Namun, performa Aldeguer pada musim ini belum cukup meyakinkan. Hasil terbaik yang berhasil diraihnya sejauh ini adalah finis sebagai runner-up pada MotoGP Catalunya.
Catatan tersebut membuat peluang Aldeguer untuk kembali memenangkan MotoGP Mandalika menjadi cukup berat. Ia membutuhkan performa yang jauh lebih kuat jika ingin mempertahankan gelar.
Jika Aldeguer gagal kembali naik ke posisi teratas, tradisi pergantian juara di Sirkuit Pertamina Mandalika akan terus berlanjut.
Artinya, MotoGP Mandalika kembali berpeluang melahirkan juara baru pada tahun ini.
Moto2 dan Moto3 Punya Catatan Serupa
Fenomena tersebut ternyata tidak hanya terjadi di kelas MotoGP. Kelas Moto2 dan Moto3 juga belum memiliki pembalap yang mampu menjadi juara di Mandalika selama dua musim berturut-turut.
Di Moto3, Dennis Foggia memenangkan balapan pada 2022. Setelah itu, Diogo Moreira menjadi juara pada 2023.
David Alonso kemudian merebut kemenangan pada 2024. Sementara itu, Jose Antonio Rueda menjadi pemenang pada 2025.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Moto3 juga memiliki pola pergantian juara setiap musim sejak 2022.
Kondisi serupa terjadi di kelas Moto2. Somkiat Chantra menjadi juara pada 2022, kemudian Pedro Acosta merebut kemenangan pada 2023.
Aron Canet menjadi pemenang Moto2 pada 2024. Setelah itu, Diogo M Moreira keluar sebagai juara pada 2025.
Dengan demikian, belum ada pembalap yang mampu mempertahankan kemenangan selama dua musim beruntun di tiga kelas tersebut.
Hanya Moreira yang Pernah Dua Kali Juara
Dari seluruh daftar pemenang sejak 2022, hanya Moreira yang tercatat pernah dua kali menjadi juara di Mandalika.
Namun, dua kemenangan tersebut tidak terjadi secara beruntun. Moreira memenangkan balapan Moto3 pada 2023 dan kembali meraih kemenangan saat tampil di kelas Moto2 pada 2025.
Karena itu, belum ada pembalap yang mampu mencatatkan dua kemenangan berturut-turut di MotoGP Mandalika, Moto2, maupun Moto3 sejak 2022.
Fermin Aldeguer kini menjadi salah satu pembalap yang berpeluang mengakhiri catatan tersebut. Namun, performanya musim ini membuat upaya mempertahankan gelar menghadapi tantangan besar.
Jika Aldeguer kembali gagal memenangkan balapan, maka tradisi unik MotoGP Mandalika dengan juara yang selalu berganti akan kembali bertahan pada 2026.
(ris/rey)



