JAKARTA, ifakta.co – Komunitas Warga Jakarta (KOMWAJA) mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi tetap kondusif setelah terjadi bentrokan antarwarga di kawasan Matraman Dalam dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7).
Melalui seruan bertajuk “Jaga Jakarta”, KOMWAJA mengimbau warga agar mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan serta menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Ketua Umum KOMWAJA, Anwar Sjani, meminta masyarakat tidak terpancing oleh provokasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.
Iklan
“Kami mengajak warga Jakarta menyelesaikan masalah dengan tenang, kepala dingin, dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.
Selain itu, Anwar mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat memicu keresahan dan memperluas konflik di tengah masyarakat.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di Ibu Kota.
Anwar juga menekankan pentingnya menjaga berbagai fasilitas publik yang telah dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung Wibowo. Fasilitas tersebut, kata dia, merupakan aset yang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas sehingga harus dijaga bersama.
“Mari jaga fasilitas umum. Kami meminta warga tidak melakukan perusakan terhadap fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
KOMWAJA juga menyatakan dukungan terhadap langkah aparat penegak hukum dalam menangani insiden bentrokan tersebut. Organisasi itu mengajak masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada pihak berwenang agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara objektif dan adil.
“Kami percaya aparat dapat menangani persoalan ini secara objektif dan adil. Mari bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tutup Anwar.
(zid/dan)


