TANGERANG, ifakta.co – Program pembangunan infrastruktur yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus diwujudkan hingga ke pelosok desa. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Garuda di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, yang diresmikan langsung oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, Minggu (29/6/2026).

Peresmian tersebut turut didampingi Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, serta dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, jajaran TNI-Polri, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, OPD Kabupaten Tangerang, Camat Kresek, Ketua APDESI Kecamatan Kresek, Ketua MUI Kecamatan Kresek, Kepala Desa Patrasana Mohammad Sobri, tokoh masyarakat, serta ribuan warga.

Berdasarkan pantauan ifakta.co, ribuan masyarakat memadati lokasi peresmian sejak pagi hari. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi karena keberadaan Jembatan Garuda telah lama dinantikan sebagai akses penghubung yang akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Kresek.

Iklan

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program Karya Bakti TNI AD dalam mendukung kebijakan strategis Presiden RI Prabowo Subianto. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh berbagai sektor kesejahteraan masyarakat, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), Gentengisasi, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), TNI Manunggal Air, hingga dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis dan pembentukan Komponen Cadangan.

Dalam sambutannya, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil sinergi seluruh elemen, mulai dari TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Terima kasih kepada Koramil 07/Kresek dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Jembatan Garuda dapat terwujud. Semoga jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi akses yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Jembatan Garuda dengan panjang sekitar 120 meter dan lebar 1,2 meter akan menjadi penghubung penting bagi warga Desa Patrasana dan sekitarnya.

“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi simbol semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian negara terhadap masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga pembangunan ini dapat selesai dengan baik,” kata Pangdam.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyambut baik selesainya pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi contoh nyata dalam mempercepat pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Patrasana Mohamad Sobri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui TNI yang telah menghadirkan infrastruktur yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pangdam Jaya, Danrem 052/Wijayakrama, Dandim 0510/Tigaraksa, Bupati Tangerang, jajaran Kodam Jaya, Korem 052/Wijayakrama, Koramil 07/Kresek, Forkopimcam, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pembangunan Jembatan Garuda. Mari bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” ujar Sobri kepada ifakta.co

Rangkaian peresmian berlangsung khidmat. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan para pejabat, penandatanganan prasasti, pembagian sembako, penanaman pohon, penebaran benih ikan, doa bersama, dan diakhiri dengan foto bersama seluruh tamu undangan.

Dengan diresmikannya Jembatan Garuda, masyarakat Desa Patrasana kini memiliki akses yang lebih aman dan representatif. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperlancar akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

(sib/lex)

Iklan