TANGERANG, ifakta.co  – Pemerintah Desa Kedung menggelar pembukaan pengajian bulanan yang dirangkai dengan peresmian Pojok Baca atau Perpustakaan Desa Kedung serta penyerahan bantuan alat qosidah kepada 17 RT. Kegiatan tersebut menjadi langkah pemerintah desa dalam memperkuat nilai keagamaan, meningkatkan budaya literasi, dan mendukung pelestarian seni islami di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan antusias dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta elemen masyarakat. Turut hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Ketua MUI, Ketua UPZ, Ketua LPTQ, pendamping desa, BPD, tokoh agama, ibu-ibu kader, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat Desa Kedung.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap program desa yang menggabungkan aspek keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Iklan

Dorong Warga Aktif Ikuti Pengajian

Kepala Desa Kedung, H. Saadullah, mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti pengajian bulanan yang rutin digelar di Kantor Desa Kedung. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Kedung agar bersama-sama mengikuti pengajian bulanan di Kantor Desa Kedung. Kegiatan ini bukan hanya sebagai wadah menambah ilmu agama, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” ujar H. Saadullah kepada ifakta.co

Ia menilai pengajian bulanan tidak hanya menjadi agenda rutin semata, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter religius serta memperkuat rasa persatuan di lingkungan masyarakat.

Resmikan Pojok Baca Desa Kedung

Selain kegiatan keagamaan, Pemerintah Desa Kedung juga meresmikan Pojok Baca atau Perpustakaan Desa Kedung sebagai fasilitas penunjang peningkatan literasi masyarakat.

Melalui fasilitas tersebut, pemerintah desa berharap budaya membaca dapat tumbuh lebih kuat di kalangan generasi muda.

H. Saadullah mengajak para pelajar dan putra-putri Desa Kedung untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang tersedia, baik secara online maupun offline.

“Saya mengajak anak-anak dan generasi muda Desa Kedung agar rajin membaca dan memanfaatkan perpustakaan desa, baik secara online maupun offline. Dengan membaca, kita dapat menambah pengetahuan dan mempersiapkan generasi yang lebih cerdas,” katanya.

Serahkan Bantuan Alat Qosidah untuk 17 RT

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Desa Kedung juga menyerahkan bantuan sebanyak 17 set alat qosidah kepada seluruh RT di wilayah desa tersebut. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni islami dan syiar agama di tengah masyarakat.

H. Saadullah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan positif dan keagamaan di lingkungan warga.

“Kami menyerahkan 17 set alat qosidah untuk setiap RT. Semoga ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif, syiar Islam, dan mempererat kebersamaan masyarakat,” pungkasnya.

(sib/lex)