JAKARTA, ifakta.co – Film Juminten Edan menghadirkan perpaduan drama keluarga dan horor psikologis dengan latar sebuah pulau yang menyimpan banyak misteri. Cerita ini mengikuti perjalanan seorang perempuan tuna wicara yang kembali ke kampung halamannya setelah delapan tahun merantau.
Alih-alih menikmati momen reuni bersama keluarga, kepulangannya justru memicu serangkaian kejadian aneh yang membuat seluruh warga hidup dalam ketakutan. Perlahan, trauma masa lalu mulai muncul dan mengubah hidup Juminten menjadi penuh teror.
Diproduksi Mercusuar Films bersama Digital Frame Production, film ini mengandalkan ketegangan emosional sekaligus suasana mencekam yang terus meningkat hingga akhir cerita.
Iklan
Sinopsis Juminten Edan
Juminten adalah perempuan tuna wicara yang memutuskan pulang ke pulau tempat ia tumbuh. Ia datang bersama sang suami, Manto, serta putri mereka, Saskia, setelah delapan tahun menjalani kehidupan di perantauan.
Kedatangan keluarga kecil tersebut disambut hangat oleh kerabat dan warga sekitar. Mereka telah lama menunggu Juminten kembali ke kampung halaman yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Awalnya, suasana berlangsung penuh kebahagiaan. Namun, keadaan berubah hanya dalam waktu singkat.
Juminten mulai menunjukkan perilaku yang sulit ia pahami. Ia sering melamun, bertindak di luar kendali, dan terlihat seperti ada sesuatu tidak terlihat yang menguasainya.
Peristiwa demi peristiwa aneh kemudian bermunculan. Pada beberapa kesempatan, Juminten bahkan mencoba melukai Manto, Saskia, hingga anggota keluarganya sendiri.
Kondisi tersebut membuat orang-orang di sekitarnya panik. Sebagian warga percaya Juminten mengalami gangguan kejiwaan akibat trauma masa lalu yang belum pernah benar-benar sembuh.
Namun, sebagian lainnya meyakini ada kekuatan gaib yang mengikuti kepulangannya ke pulau itu.
Manto berusaha mencari jawaban di tengah situasi yang semakin memburuk. Ia mencoba melindungi anaknya sekaligus menyelamatkan istrinya dari ancaman yang terus menghantui.
Sementara itu, Juminten semakin sulit mengendalikan tubuhnya. Batas antara kenyataan dan mimpi buruk perlahan menghilang hingga membuat semua orang mempertanyakan penyebab sebenarnya dari perubahan sikapnya.
Rahasia yang selama bertahun-tahun tersimpan di pulau tersebut akhirnya mulai terungkap. Masa lalu yang kelam ternyata memiliki hubungan erat dengan teror yang kini mengancam keluarga Juminten.
Konflik pun berkembang menjadi pertarungan antara trauma, rasa bersalah, dan ancaman yang tidak hanya membahayakan satu keluarga, tetapi juga seluruh warga pulau.
Dengan nuansa horor psikologis yang kuat, film ini membawa penonton menyelami ketegangan yang lahir dari luka lama yang belum pernah benar-benar pulih.
Daftar Pemeran Juminten Edan
- Meisya Amira sebagai Juminten
- Dimas Aditya sebagai Manto
- Anne J. Coto
- Sharon Jovian sebagai Saskia
- Kukuh Prasetya
- Deden Bagaskara
- Bambang Oeban
- Teguh Julianto
Kolaborasi para pemain tersebut memperkuat atmosfer horor sekaligus drama keluarga yang menjadi inti cerita.
Jadwal Tayang Juminten Edan
Film Juminten Edan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026.
(naf/lex)



