JAKARTA, ifakta.co – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo hadir langsung lepaskan 82 calon jemaah haji dari berbagai unit kementerian.

Peserta berasal dari Inspektorat Jenderal, Sekretariat Jenderal, serta sejumlah Direktorat Jenderal dan Badan di lingkungan Kementerian PU. Suasana khidmat penuhi Masjid Assalam Kementerian PU pada Senin (21/4) kemarin.

Langkah ini tunjukkan komitmen kementerian dukung ibadah umat, sekaligus perkuat semangat keagamaan di kalangan pegawai.

Iklan

Menteri Dody tekankan haji bukan sekadar rihlah fisik, melainkan perjalanan rohani penuh ikhlas. Ia ingatkan setiap amal bergantung niat, sehingga jemaah jalani dengan hati bersih demi dekatkan diri kepada Allah SWT.

“Setiap amal bergantung pada niat. Perjalanan ini harus dilakukan dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan kesadaran bahwa seluruh rangkaian ibadah haji ini semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Menteri Dody melalui siaran pers dikutip Rabu (22/4)

Ia juga waspadai kondisi ekstrem di Tanah Suci, sehingga jemaah jaga stamina fisik dan mental. Selain itu, bangun ukhuwah dengan saling bantu sebagai wujud persaudaraan Islam.

“Nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah mengajarkan kita untuk saling menguatkan dalam kebaikan, sebagaimana semangat gotong royong yang menjadi dasar dalam setiap karya kita. Perbanyak ibadah dan doa, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Doa untuk Indonesia dan Kementerian PU

Menteri Dody titipkan harapan besar agar jemaah bawa doa untuk kemajuan bangsa. Ia mohon kekuatan bagi Indonesia lanjutkan pembangunan infrastruktur, serta Kementerian PU penuhi amanah pelayanan publik.

“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh Jemaah memperoleh haji yang mabrur, diberikan kemudahan dalam setiap langkah, kembali ke tanah air dengan selamat, serta membawa keberkahan bagi keluarga, lingkungan kerja, dan bangsa,” tutupnya.

Pesan ini perkuat semangat jemaah Haji 2026 berkontribusi positif bagi negara pasca ibadah suci mereka.

(faz/fza)