TANGERANG, ifakta.co – Pelaksanaan pembangunan drainase yang dikerjakan CV Jacatra Amanah Konstruksi menghadapi kendala di lapangan. Sejumlah jaringan utilitas yang berada di sekitar jalur pekerjaan disebut menghambat proses penggalian dan pengerjaan saluran drainase.
Pihak kontraktor menyebut jaringan utilitas milik sejumlah penyedia layanan, di antaranya PLN, PDAM, dan Telkom, berada pada area yang bersinggungan dengan jalur pekerjaan.
Kondisi tersebut membuat kontraktor membutuhkan koordinasi dengan pemilik jaringan agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman, sekaligus mencegah terjadinya kerusakan terhadap fasilitas utilitas yang sudah terpasang.
Iklan
Hidayat, pihak CV Jacatra Amanah Konstruksi, mengatakan keberadaan kabel dan jaringan utilitas menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pekerjaan di sejumlah titik.
“Kami pihak kontraktor terhambat dengan kabel-kabel utilitas yang berada di jalur drainase. Kami juga meminta kepada pihak-pihak terkait agar sama-sama saling bekerja sama demi rasa nyaman dan kelancaran pekerjaan,” kata Hidayat saat dihubungi ifakta.co, Rabu (23/9/2026).
Menurut Hidayat, koordinasi dengan pemilik jaringan sangat diperlukan, mengingat pekerjaan drainase bersinggungan langsung dengan jaringan utilitas yang berada di bawah maupun di sekitar jalur pekerjaan.
Ia berharap pihak PLN, PDAM, dan Telkom dapat turun tangan melakukan pengecekan serta memberikan solusi terhadap jaringan yang berada di jalur pekerjaan, sehingga proses pembangunan tidak mengalami hambatan berkepanjangan.
“Intinya kami berharap ada komunikasi dan kerja sama di lapangan. Jangan sampai pekerjaan berjalan, tetapi jaringan utilitas yang ada justru berisiko terganggu atau mengalami kerusakan,” ujarnya.
Pihak kontraktor juga menilai komunikasi sebelum pekerjaan dilanjutkan pada titik-titik yang terdapat jaringan kabel maupun instalasi utilitas lainnya sangat penting. Hal tersebut berkaitan dengan keselamatan pekerja, keamanan jaringan, serta keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
Manager PLN Cikupa Belum Berikan Penjelasan
Sementara itu, Manager PLN Cikupa Didi saat dikonfirmasi ifakta.co terkait kondisi kabel jaringan PLN yang disebut berada di sekitar jalur pekerjaan dan dinilai semrawut, hingga berita ini ditulis belum memberikan penjelasan.
Konfirmasi tersebut disampaikan untuk meminta keterangan PLN mengenai kondisi jaringan, langkah penanganan apabila kabel berada pada jalur pekerjaan drainase, serta bentuk koordinasi yang dapat dilakukan dengan pihak kontraktor.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari Manager PLN Cikupa terkait persoalan tersebut.
Konfirmasi dan hak jawab dari pihak PLN, PDAM maupun Telkom tetap terbuka untuk melengkapi pemberitaan ini.
Pekerjaan drainase tersebut diharapkan dapat terus berjalan sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, keamanan jaringan utilitas, serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.
(sib/lex)



