JAKARTA, ifakta.co – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham atau suspensi terhadap 72 perusahaan tercatat hingga 30 Juli 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan karena emiten belum menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 dan/atau belum melunasi denda atas keterlambatan penyampaian laporan tersebut.

Dalam pengumuman resminya, BEI menyebut hingga 29 Juli 2026 masih terdapat puluhan emiten yang belum memenuhi kewajiban pelaporan kepada bursa.

“Berdasarkan pemantauan kami, hingga 29 Juli 2026 terdapat 72 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 dan/atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut,” tulis BEI dalam pengumuman, Kamis (30/7/2026).

Iklan

BEI menjelaskan penghentian perdagangan saham dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan terhadap emiten yang belum memenuhi kewajiban pelaporan maupun pembayaran denda.

Langkah tersebut mengacu pada ketentuan II.6.3 Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi. Sebelumnya, perusahaan tercatat telah dikenakan Peringatan Tertulis III disertai denda sebesar Rp150 juta karena belum menyampaikan laporan keuangan interim hingga batas waktu yang ditentukan.

Selain itu, ketentuan II.6.4 Peraturan Bursa Nomor I-H memberikan kewenangan kepada BEI untuk melakukan suspensi apabila emiten belum menyampaikan laporan keuangan hingga melewati hari ke-91 setelah batas waktu pelaporan atau telah menyerahkan laporan namun belum melunasi denda keterlambatan sebesar Rp150 juta.

Pada periode ini, BEI menjatuhkan suspensi baru terhadap empat perusahaan tercatat di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan Kamis (30/7/2026). Sementara itu, suspensi terhadap 68 emiten lainnya tetap dilanjutkan.

Berikut daftar 72 emiten yang dikenakan suspensi oleh Bursa Efek Indonesia:

  1. ALTO – PT Tri Banyan Tirta Tbk
  2. ARKA – PT Arkha Jayanti Persada Tbk
  3. ARMY – PT Armidian Karyatama Tbk
  4. ARTI – PT Ratu Prabu Energi Tbk
  5. ASMI – PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk
  6. BEBS – PT Berkah Beton Sadaya Tbk
  7. BHAT – PT Bhakti Multi Artha Tbk
  8. BIKA – PT Binakarya Jaya Abadi Tbk
  9. BOSS – PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk
  10. BTEL – PT Bakrie Telecom Tbk
  11. CBMF – PT Cahaya Bintang Medan Tbk
  12. COAL – PT Black Diamond Resources Tbk
  13. COWL – PT Cowell Development Tbk
  14. CPRI – PT Capri Nusa Satu Properti Tbk
  15. CRAB – PT Toba Surimi Industries Tbk
  16. DEAL – PT Dewata Freightinternational Tbk
  17. DUCK – PT Jaya Bersama Indo Tbk
  18. ENVY – PT Envy Technologies Indonesia Tbk
  19. ETWA – PT Eterindo Wahanatama Tbk
  20. GAMA – PT Aksara Global Development Tbk
  21. GOLL – PT Golden Plantation Tbk
  22. GTBO – PT Garda Tujuh Buana Tbk
  23. HILL – PT Hillcon Tbk
  24. HITS – PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
  25. HKMU – PT HK Metals Utama Tbk
  26. HOME – PT Hotel Mandarine Regency Tbk
  27. HOTL – PT Saraswati Griya Lestari Tbk
  28. INAF – PT Indofarma Tbk
  29. INCF – PT Indo Komoditi Korpora Tbk
  30. INDX – PT Tanah Laut Tbk
  31. IPPE – PT Indo Pureco Pratama Tbk
  32. JMAS – PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk
  33. JSKY – PT Sky Energy Indonesia Tbk
  34. KAYU – PT Darmi Bersaudara Tbk
  35. KBRI – PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk
  36. LCGP – PT Eureka Prima Jakarta Tbk
  37. LCKM – PT LCK Global Kedaton Tbk
  38. LMAS – PT Limas Indonesia Makmur Tbk
  39. MABA – PT Marga Abhinaya Abadi Tbk
  40. MAGP – PT Miti Adiperkasa Plantation Tbk
  41. MKNT – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk
  42. MREI – PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk
  43. MTFN – PT Capitalinc Investment Tbk
  44. MTRA – PT Mitra Pemuda Tbk
  45. NUSA – PT Sinergi Megah Internusa Tbk
  46. PLAS – PT Polaris Investama Tbk
  47. PMMP – PT Panca Mitra Multiperdana Tbk
  48. POOL – PT Pool Advista Indonesia Tbk
  49. PTDU – PT Djasa Ubersakti Tbk
  50. PURE – PT Trinitan Metals and Minerals Tbk
  51. RAFI – PT Sari Kreasi Boga Tbk
  52. RIMO – PT Rimo International Lestari Tbk
  53. SBAT – PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk
  54. SIMA – PT Siwani Makmur Tbk
  55. SKYB – PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk
  56. SMMA – PT Sinar Mas Multiartha Tbk
  57. SMRU – PT SMR Utama Tbk
  58. SRIL – PT Sri Rejeki Isman Tbk
  59. SUGI – PT Sugi Energy Tbk
  60. SWAT – PT Sriwahana Adityakarta Tbk
  61. TAYS – PT Jaya Swarasa Agung Tbk
  62. TDPM – PT Tianrong Chemicals Industry Tbk
  63. TECH – PT Indosterling Technomedia Tbk
  64. TELE – PT Omni Inovasi Indonesia Tbk
  65. TGRA – PT Terregra Asia Energy Tbk
  66. TOPS – PT Totalindo Eka Persada Tbk
  67. TOYS – PT Sunindo Adipersada Tbk
  68. TRAM – PT Trada Alam Minera Tbk
  69. TRIL – PT Triwira Insanlestari Tbk
  70. TRUE – PT Triniti Dinamik Tbk
  71. UNIT – PT Nusantara Inti Corpora Tbk
  72. ZBRA – PT Dosni Roha Indonesia Tbk

BEI mengimbau seluruh perusahaan tercatat untuk memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan tepat waktu dan menyelesaikan kewajiban pembayaran denda agar status suspensi dapat ditinjau kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

(den/jo)

Iklan