BREBES, ifakta.co – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Brebes menggelar serah terima jabatan (sertijab) kepala lapas pada Rabu (29/4).
Dalam agenda tersebut, Gowim Mahali menyerahkan kepemimpinan kepada Mudo Mulyanto. Kegiatan berlangsung khidmat di aula lapas dan menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat kinerja pemasyarakatan.
Sertijab Tegaskan Keberlanjutan Kepemimpinan
Panitia menghadirkan Hasan Basri sebagai perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Ia turut menyaksikan langsung proses sertijab bersama jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta mitra media.
Iklan
Selain itu, prosesi berlangsung melalui penandatanganan berita acara dan memori jabatan. Kedua pihak menandatangani dokumen tersebut sebagai simbol legalitas sekaligus keberlanjutan kepemimpinan. Pada saat yang sama, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) lama juga menyerahkan amanah kepada Ketua DWP baru.
Apresiasi untuk Pejabat Lama
Panitia menayangkan video kilas balik masa jabatan Gowim Mahali sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya. Selain itu, panitia juga menampilkan video penyambutan untuk pimpinan baru guna memperkuat semangat awal kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Gowim menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama bertugas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah menerima dan mendukung saya selama bertugas. Banyak kenangan dan kebersamaan yang terjalin di sini. Saya merasa memiliki keluarga di Brebes. Terima kasih untuk seluruh jajaran Lapas Brebes, kalian luar biasa,” ungkapnya.
Selanjutnya, ia akan melanjutkan tugas sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Cilacap.
Pimpinan Baru Siap Lanjutkan Program
Sementara itu, Mudo Mulyanto menegaskan kesiapan dirinya dalam memimpin Lapas Brebes. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari seluruh jajaran dan mitra kerja.
Selain melanjutkan program yang sudah berjalan, ia juga berkomitmen menghadirkan inovasi dalam pelayanan dan pembinaan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Ini menjadi energi awal bagi kami dalam menjalankan amanah di Lapas Brebes. Ke depan, kami berkomitmen menjaga sinergi yang telah terbangun, serta meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan warga binaan, dan keamanan lapas secara profesional dan humanis,” tegasnya.
Pergantian Jadi Energi Baru Organisasi
Dalam kesempatan yang sama, Hasan Basri menilai pergantian kepemimpinan sebagai bagian penting dari dinamika organisasi. Ia menekankan bahwa proses ini harus mendorong peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.
“Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu menjadi energi baru dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan, pembinaan warga binaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujarnya.
Pergantian kepemimpinan ini membuka babak baru bagi Lapas Brebes. Selain memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Brebes secara berkelanjutan.
(naf/kho)




