Lagi, 2 Orang Pemuda Desa Pengedar Sabu Dicokok Polres Nganjuk

ifakta.co, NGANJUK – Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap dua orang pengedar sabu di dua tempat berbeda, pada Senin (12/10) malam. Dua orang itu yakni RO (35) asal Kecamatan Rejoso dan FE (33) asal Kecamatan Nganjuk.

Penangkapan ini menurut Kasubag Humas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimarta dari hasil pengembangan perkara terhadap tersangka DA (40) terduga pengedar sabu yang tertangkap lebih dahulu di Desa Ngangkatan, Rejoso pada Minggu (11/10/20) kemarin.

“DA membeli sabu itu dari FE dan masih ada satu pesanan paket sabu yang akan di antar oleh teman DA bernama RO kepada pemesannya,” kata Rony melalui siaran tertulisnya yang diterima ifakta.co, pada Selasa (13/10).

Dari keterangan itu polisi kemudian melakukan investigasi dan melakukan kontrol delivery hingga RO akhirnya tertangkap basah sedang membawa sabu di depan bengkel motor di Desa Bagorwetan.

“Saat di tangkap RO tengah mengantongi paket sabu dalam kemasan plastik klip dengan berat kotor 0,40 gram yang ia simpan di saku celananya,” kata Rony.

Selain sabu polisi juga menyita satu unit telepon genggam dan sepeda motor.

Kepada petugas RO menuturkan sabu tersebut merupakan pembelian DA dari pengedar bernama FE, sama  persis seperti kesaksian dari DA.

Seketika itu polisi langsung memburu FE dan berhasil menangkap FE di kediamannya lalu melakukan penggeledahan di rumah tersebut.

“Di dalam rumah FE, petugas menemukan 2 paket sabu siap edar, masing – masing seberat 0,29 gram dengan pembungkusnya dan satu paket dengan berat kotor 0,24 gram,” ungkap Rony.

Dari hasil interogasi FE mengaku membeli sabu dari seorang bandar bernama KA (DPO) yang berdomisili di Jombang dengan pembelian sistem ranjau.

Kedua tersangka berikut barang bukti yang berhasil diamankan kemudian diserahkan ke Satresnarkoba Polres Nganjuk guna proses penyidikan lebih lanjut.

FE dan RO kini siap menyusul DA untuk menghuni ruang tahanan Polres Nganjuk.

Menurut Rony, diduga ketiganya, baik DA, RO serta FE merupakan pengedar sabu dalam satu jaringan yang sama dan polisi terus melakukan pengembangan terkait kasus peredaran sabu tersebut.

Kedua tersangka RO dan FE, terancam oleh jerat Pasal Penyalah gunaan Narkotika Gol I jenis sabu Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Editor : Amy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here