JAKARTA, ifakta.co – Harga tiket pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 mengalami penurunan tajam setelah tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, gagal melangkah ke delapan besar.
Data dari platform penjualan tiket TickPick menunjukkan harga tiket sejumlah pertandingan perempat final merosot signifikan akibat turunnya permintaan setelah tim-tim tuan rumah tersingkir pada babak 16 besar.
Salah satu penurunan paling drastis terjadi pada pertandingan perempat final yang digelar di Los Angeles.
Iklan
Sebelum Amerika Serikat kalah dari Belgia pada babak 16 besar, Senin (6/7), harga tiket termurah untuk laga tersebut mencapai 3.200 dolar AS atau sekitar Rp57,8 juta dengan asumsi kurs Rp18.070 per dolar AS.
Namun, setelah tim Negeri Paman Sam dipastikan tersingkir, harga tiket anjlok menjadi sekitar 1.100 dolar AS atau setara Rp19,8 juta.
Data TickPick mencatat harga tiket laga Spanyol melawan Belgia yang berlangsung pada Jumat (10/7) turun hingga 65 persen. Padahal, pertandingan itu sebelumnya diproyeksikan menjadi panggung bagi Amerika Serikat apabila berhasil lolos dari babak 16 besar.
Kekalahan Meksiko Turut Pengaruhi Penjualan Tiket
Penurunan harga tiket juga terjadi pada laga perempat final yang berlangsung di Miami.
Setelah Meksiko kalah tipis 2-3 dari Inggris pada Minggu (5/7), harga tiket pertandingan tersebut ikut terkoreksi sekitar 45 persen.
Tiket yang semula dijual mulai 4.000 dolar AS atau sekitar Rp72,2 juta kini dapat diperoleh dengan harga sekitar 2.000 dolar AS atau setara Rp36,1 juta.
Co-CEO TickPick, Brett Goldberg, menjelaskan tingginya harga tiket sejak awal didasarkan pada proyeksi bahwa Amerika Serikat dan Meksiko akan berhasil melaju ke babak berikutnya.
“Ketika mereka kalah dalam dua hari berturut-turut di babak 16 besar, terjadi penurunan permintaan yang langsung dan signifikan untuk pertandingan perempat final masing-masing,” kata Goldberg kepada CNN.
Gugurnya Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sekaligus mengakhiri perjalanan seluruh negara tuan rumah Piala Dunia 2026 di babak 16 besar.
Selain memengaruhi harga tiket, kondisi tersebut juga berdampak terhadap sektor usaha yang bergantung pada antusiasme pertandingan.
Salah satunya dirasakan jaringan Tom’s Watch Bar yang memiliki 18 cabang di berbagai wilayah.
Co-CEO Tom’s Watch Bar, Brooks Schaden, menyebut pertandingan yang melibatkan Amerika Serikat maupun Meksiko selalu menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan.
Setelah kedua tim tersingkir, ia memperkirakan omzet bar pada hari penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia dapat turun hingga 50 persen.
Perjalanan tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026 harus berakhir pada babak 16 besar.
Kanada tersingkir setelah kalah telak 0-3 dari Maroko.
Sementara itu, Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 1-4.
Adapun Meksiko memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya takluk tipis 2-3 dari Inggris.
Hasil tersebut membuat babak perempat final Piala Dunia 2026 dipastikan berlangsung tanpa kehadiran satu pun wakil negara tuan rumah.
(faz/my)



